Peningkatan Sumber Pendapatan Daerah, Peningkatan Pendapatan Pajak& Retribusi Daerah

Authors

  • Nourel Islamay Diandra Universitas Lampung
  • Anung Mabila Universitas Lampung
  • Yashinta Zahra Alfitri Universitas Lampung
  • Dian Puspita Sari Universitas Lampung
  • Naela Faiza Khaerani Universitas Lampung
  • Sifah Maharani Universitas Lampung
  • Nabila Laura Universitas Lampung
  • Nayla Azizah Universitas Lampung
  • Ziya Ibnuwafi Universitas Lampung
  • Febra Anjar Kusuma Universitas Lampung
  • Ana Mentari Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61722/jemba.v3i1.1838

Keywords:

Local Own-Source Revenue, Regional Tax, Regional Levy, Regional Autonomy, Fiscal Independence, Public Finance Management.

Abstract

This study aims to explain efforts to increase regional revenue sources, particularly through the optimization of taxes and levies as key components of Local Own-Source Revenue (PAD). Within the framework of regional autonomy as mandated by the 1945 Constitution and further regulated by Law Number 23 of 2014, regional governments are required to independently manage their fiscal potential in order to improve public services and support regional development. Using a descriptive method with a literature review approach, this study outlines the concept of PAD, the scope of regional taxes and levies, the legal framework, and various empirical findings from previous research. The discussion indicates that taxes and levies play a significant role in strengthening regional fiscal capacity; however, their implementation still faces several challenges, including low taxpayer compliance, inadequate data on tax and levy objects and subjects, limited capacity of regional apparatus, the suboptimal role of regional-owned enterprises (BUMD), and the risk of revenue leakage due to non-integrated digital collection systems. This study emphasizes the need to strengthen regulations, improve administrative systems, enhance digital-based collection mechanisms, build the capacity of local government personnel, and optimize regional assets to increase revenue effectiveness. Through these efforts, regional governments are expected to enhance PAD sustainably and reinforce fiscal independence as a prerequisite for successful regional autonomy.

References

Aldiansyah, N. F., Steviana, F., & Zakiah, F. 2019. Permasalahan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Makalah. Mata Kuliah Teori Administrasi. Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI.

Asshiddiqie, J. (2020). Konstitusi dan Otonomi Daerah di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.Budiardjo, M. (2019). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia.

Astuti, H. E., & Kartika, S. E. (2024). Pendapatan Asli Daerah dalam Perspektif Pajak dan Retribusi Daerah: Studi Empiris di Jawa Tengah. eCo-Fin, 6(2), 422–429.

Baga, L. M., Irwanto, A. K., & Ginzel, D. A. (2017). Strategi Peningkatan PAD Sektor Pajak di Kabupaten Tambrauw (Papua Barat). Universitas IPB (Repository IPB)

Cahyani, N. L. V. A., Shahirah, N. S., Lumban Raja, I. S., & Pangestoeti, W. (2025). Tantangan dan peluang dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah: Studi di Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 3(7), 10–17.

Damayanti, K. (2020). Proses Perumusan Kebijakan Publik Dan Implikasinya Bagi Penyelenggaraan Kepemerintahan Yang Baik Di Daerah. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 2(1), 04-04.

Darmadi. (2021). Keuangan Daerah dan Pajak Daerah. Bandung: Pustaka Setia.

Hakim, M., Sarma, M., & Harianto, H. (2018). Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Kepulauan Anambas. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 10(1).

Hanifa, J. H., & Irawan, A. (2022). Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Pad) di Kota Bandung Tahun 2016-2020. Indonesian Accounting Research Journal, 2(2), 130-142.

Haris, S. (2021). Desentralisasi dan Dinamika Politik Lokal di Indonesia. Jurnal Ilmu Politik, 12(2), 145–160.

Haryanto, A. (2020). Inovasi Kebijakan dalam Era Otonomi Daerah: Studi Kasus Beberapa Pemerintah Daerah di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 15(1), 33 48.

Hidayat, F. (2023). Tantangan Implementasi UU HKPD terhadap Pajak dan Retribusi Daerah. Jurnal Desentralisasi Fiskal, 5(1), 45–60.

Horota, P., Riani, I. A. P., & Marbun, R. M. (2017). Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam rangka Otonomi Daerah melalui potensi pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Jayapura. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah, 2(1).

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Kemandirian fiskal: Antara cita cita dan realita bergantung pada transfer pusat*. Media Keuangan. Diakses dari (https://mediakeuangan.kemenkeu.go.id/article/show/kemandirian-fiskal antara-cita-cita-dan-realita-bergantung-pada-transfer-pusat)

Kurniawan, A. (2020). Problematika Pemungutan Retribusi Parkir di Daerah. Jurnal Administrasi Pembangunan Daerah, 12(3), 201–210.

Kuswanto, H. (2022). Ketergantungan Fiskal Daerah terhadap Pemerintah Pusat: Analisis Kapasitas PAD. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 7(3), 201–215.

Mardiasmo. (2018). Perpajakan. Andi.

Maznawaty, E. S. (2015). Analisis Penerimaan Pajak Daerah Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Maluku Utara. Jurnal EMBA. Vol.3 No.3, Hal. 906-915. Nasution, T., & Rahayu, E. N. P. (2023). Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lampung Selatan (Studi 2020-2022). ECo-Fin, 5(2), 104-110.

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Republik Indonesia. (2019). Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Ritonga, M. P. (2021). Pengaruh Retribusi Daerah, DAK dan DAU Terhadap Belanja Daerah Pada Kabupaten/Kota. JITA (Journal of Information Technology and Accounting), 4(1), 60-66.

Sari, M. (2022). Inovasi Digitalisasi E-Retribusi dalam Peningkatan PAD. Jurnal Keuangan Daerah, 14(1), 77–89.

Siregar, S. A. (2024). Analisis efektivitas pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah. Bursa: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(3), 145-151.

Suparmoko. (2016). Keuangan Negara dan Daerah. BPFE.

Syafrudin, A. (2021). Otonomi Daerah dan Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Lokal. Jurnal Administrasi Negara, 18(2), 87–102.

Tahawa, T. H. B., & Khaldun, R. I. (2020). Analisis Kinerja Keuangan, Desentralisasi Fisikal, Efektifitas Dan Efesiensi Keuangan Daerah Pemerintah Kabupaten Majene Tahun 2013–2018. MANDAR: Management Development and Applied Research Journal, 2(2), 41-52.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Worumi, H. (2018). Model Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Jurnal Ekologi Birokrasi. Vol.6 No.3

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Nourel Islamay Diandra, Anung Mabila, Yashinta Zahra Alfitri, Dian Puspita Sari, Naela Faiza Khaerani, Sifah Maharani, Nabila Laura, Nayla Azizah, Ziya Ibnuwafi, Febra Anjar Kusuma, & Ana Mentari. (2025). Peningkatan Sumber Pendapatan Daerah, Peningkatan Pendapatan Pajak& Retribusi Daerah . JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI, 3(1), 57–68. https://doi.org/10.61722/jemba.v3i1.1838

Issue

Section

Articles