Pengaruh Literasi Keuangan, Kompetensi SDM, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOS Pada Sekolah Dasar di Kecamatan Kandangan
DOI:
https://doi.org/10.61722/jemba.v3i1.2034Keywords:
Akuntabilitas Dana BOS; Literasi Keuangan; Kompetensi SDM; Teknologi Informasi; Manajemen Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi determinan akuntabilitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di wilayah semi-perdesaan, dengan fokus spesifik pada pengaruh literasi keuangan, kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan pemanfaatan teknologi informasi. Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui desain survei eksplanatori. Teknik sensus (total sampling) diterapkan dengan melibatkan seluruh populasi yang terdiri dari 39 sekolah dasar penerima Dana BOS di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri (78 responden: Kepala Sekolah dan Bendahara). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil empiris mengungkap bahwa literasi keuangan dan adopsi teknologi informasi (seperti aplikasi ARKAS dan SIPLah) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana. Secara paradoksal, kompetensi SDM secara parsial tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap akuntabilitas. Hal ini mengindikasikan bahwa kapabilitas individu menjadi tumpul tanpa dukungan ekosistem yang memadai. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 48,3% variasi akuntabilitas. Studi ini memperkaya literatur manajemen pendidikan dengan menyoroti "anomali kompetensi" di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Temuan ini menantang asumsi umum bahwa kompetensi individu secara otomatis menghasilkan kinerja akuntabel, membuktikan bahwa faktor tersebut sangat bergantung pada dukungan infrastruktur sistemik. Penelitian ini
terbatas pada satu kecamatan dengan karakteristik semi-perdesaan. Studi masa depan disarankan untuk memperluas cakupan geografis atau menggunakan metode kualitatif guna menggali lebih dalam mengenai hambatan struktural yang memengaruhi kinerja SDM. Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sekolah perlu menggeser fokus dari sekadar pelatihan individu menuju penguatan sistem pengendalian internal dan modernisasi infrastruktur teknologi. Sinergi antara literasi finansial dan alat bantu digital terbukti lebih efektif dalam mendongkrak transparansi dibandingkan hanya mengandalkan kompetensi personal. Peningkatan akuntabilitas pengelolaan dana publik di tingkat sekolah dasar berpotensi memulihkan kepercayaan masyarakat (orang tua dan komite sekolah) serta meminimalisir risiko penyimpangan anggaran yang merugikan kualitas pendidikan. Penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai urgensi integrasi teknologi dan literasi keuangan sebagai solusi atas inefisiensi pengelolaan dana pendidikan di wilayah yang menghadapi kesenjangan infrastruktur dan akses pelatihan.
Kata Kunci: Akuntabilitas Dana BOS; Literasi Keuangan; Kompetensi SDM; Teknologi Informasi; Manajemen Sekolah Dasar.
References
Agustini, K., Puspitasari, D., & Wijayanti, R. (2022). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana BOS terhadap kepercayaan publik. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik, 19(1), 45–60.
Agustini, S., Nasution, M. K., & Putri, R. N. (2022). Pengaruh literasi keuangan terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana BOS. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 15(1), 45-59
https://stiealwashliyahsibolga.ac.id/jurnal/index.php/jesya/article/download/1717/873
Ahmad, & Rahman, A. (2021). Pemanfaatan sistem informasi pengelolaan Dana BOS berbasis web untuk peningkatan akuntabilitas. eJurnal Universitas Mulawarman, 9(2), 112–125.
Ahmad, F., & Rahman, M. (2021). Penerapan sistem informasi pengelolaan Dana BOS berbasis web untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 7(2), 123-134.
https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/JIM/article/download/6139/pdf
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (2022). Laporan hasil pemeriksaan pengelolaan Dana BOS di beberapa daerah. BPK RI. https://sulbar.bpk.go.id/?p=34762
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2023). Laporan hasil pemeriksaan pengelolaan dana BOS tahun anggaran 2023. Jakarta: BPK RI.
Bagas Nugraha, A., Susanti, R., & Pratama, Y. (2022). Transparansi dan teknologi informasi: Pengaruhnya terhadap efektivitas pengelolaan Dana BOS di SD Negeri Kota Jambi. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(1), 78–91.
Bovens, M. (2021). Adaptive accountability in public governance. In M. Bovens, T. Schillemans & R. Goodin (Eds.), The Oxford handbook of public accountability (2nd ed., pp. 45–68). Oxford University Press.
Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128. https://doi.org/10.1016/S1057-0810(99)80006-7
Dinas Pendidikan Jawa Timur. (2023). Data pemanfaatan aplikasi ARKAS di Kabupaten Kediri tahun 2023. Surabaya: Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
Feri Harnando. (2024). Pengaruh kompetensi SDM terhadap kualitas laporan keuangan Dana BOS di Kabupaten Siak [Skripsi, UIN Suska Riau]. Repository UIN Suska Riau.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Cet. 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Huston, S. J. (2010). Measuring financial literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316.
Jogiyanto, H. M. (2007). Sistem informasi akuntansi (4th ed.). BPFE Yogyakarta.
Jumiari, M., & Sujana, E. (2024). Pengaruh pemahaman standar akuntansi, aksesibilitas, dan teknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan Dana BOS. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 21(1), 55–70.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Statistik pendidikan dasar 2023. Jakarta: Kemendikbudristek.
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2015). Management information systems: Managing the digital firm (14th ed.). Pearson Education.
Lussier, R. N. (2008). Management fundamentals: Concepts, applications, and skill development (5th ed.). Thomson South-Western.
Mahmudi. (2010). Manajemen kinerja sumber daya manusia. UPP AMP YKPN.
Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik (Edisi Revisi). Andi Offset.
Nurkholis, A. (2011). Transparansi dan akuntabilitas keuangan pendidikan dalam penerapan good governance. Jurnal Administrasi Pendidikan, 8(1), 12-24.
Nursalam. (2024). Pengaruh literasi keuangan terhadap kualitas pengelolaan Dana BOS di sekolah dasar [Tesis, Universitas Negeri Jakarta]. Repository UNJ.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2022. Jakarta: OJK.
Pratiwi, R. (2023). Literasi keuangan dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 201–215.
Reny Arinda, Ruhul Fitrios, & Novita Indrawati. (2022). Pengaruh kompetensi SDM, partisipasi masyarakat, dan sistem pengendalian internal terhadap akuntabilitas pengelolaan Dana BOS. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 19(3), 312–328.
Rodriguez, J., & Patel, P. (2022). Dynamic competency model: A contextual framework for public sector finance. Journal of Public Administration and Finance, 11(2), 45–61.
Rodziyah, S. (2024). Pengaruh literasi keuangan terhadap pertanggungjawaban dana BOS di Kabupaten Kediri. Jurnal Pendidikan dan Keuangan, 10(1), 65-79.
Rodziyah. (2024). Literasi keuangan dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS di Kabupaten Kediri. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 15(1), 88–102.
Romzek, B. S., & Dubnick, M. J. (1987). Accountability in the public sector: Lessons from the Challenger tragedy. Public Administration Review, 47(3), 227–238. https://doi.org/10.2307/975901
Sakdiah, R., Mardiah, S., & Yusuf, M. (2023). Pemanfaatan teknologi informasi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 10(2), 150–162.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Cetakan ke-26). Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cet. 27). Bandung: Alfabeta.
Supit, B. A. (2022). Pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi dan kompetensi SDM terhadap kualitas laporan Dana BOS [Tesis, Universitas Sam Ratulangi]. Repository UNSRAT.
Turambi, K., Budiarso, N. S., & Kalalo, M. Y. B. (2024). Evaluasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 76 Manado. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(1), 45–58.
United Nations Development Programme. (1997). Governance for sustainable human development. UNDP.
United Nations Development Programme. (2020). Governance for sustainable development: A new framework for the SDGs. New York: UNDP.
Yuliani, I. (2021). Pengaruh kompetensi kepala sekolah terhadap pelaporan keuangan di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2), 99-112. https://repository.iainpalopo.ac.id/3434/1/Yuliani%20Ismail.pdf
Yuliani, N. (2021). Pengaruh kompetensi administrasi kepala sekolah terhadap kepatuhan pelaporan keuangan Dana BOS [Skripsi, IAIN Palopo]. Repository IAIN Palopo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











