INTERNALISASI KARAKTER ASWAJA DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN KERJA: MEMBANGUN KARAKTER PROFESIONAL BERBASIS ASWAJA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jemba.v3i1.2106Keywords:
Aswaja; professional character; work environment; internalization of values; organizational ethics.Abstract
Pembangunan lingkungan kerja profesional tidak hanya memerlukan kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat. Nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) berpotensi menjadi dasar pembentukan karakter profesional yang beretika, bertanggung jawab, dan berintegritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara internalisasi karakter Aswaja dalam konteks organisasi kerja, mengidentifikasi elemen-elemen karakter Aswaja yang relevan dengan profesionalisme, dan menyusun strategi implementasinya dalam lingkungan kerja modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, melalui analisis literatur dan wawancara dengan praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), dan amar ma’ruf nahi munkar dapat diintegrasikan ke dalam budaya organisasi melalui pelatihan, mentoring, dan kebijakan internal. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan karakter Aswaja tidak hanya memperkuat etika kerja tetapi juga meningkatkan produktivitas dan kohesi tim. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan responden yang spesifik pada organisasi Muslim di Indonesia, sehingga generalisasi perlu kajian lebih lanjut.
References
Abdullah, M. A. (2015). Islam sebagai Ilmu: Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hlm. 45–52.
Afandi, M. (2010). Ahlussunnah wal Jama’ah Sebagai Orientasi Pemikiran Islam. Jakarta: Rajawali Press, hlm. 78–85.
Azra, A. (2017). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Bandung: Mizan, hlm. 112–118.
Bakker, A. (2014). Etika dan Moralitas. Yogyakarta: Kanisius, hlm. 40–48.
Beekun, R. I. (2012). Islamic Business Ethics. Herndon: International Institute of Islamic Thought (IIIT), hlm. 50–58.
Hidayat, R. (2020). Etika Kerja Islami dalam Meningkatkan Produktivitas Organisasi. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 15(2), 45–59.
Ismail, J. (2019). Islamic Ethics and Professionalism. Kuala Lumpur: University Press, hlm. 102–110.
Luthans, F., & Youssef, C. M. (2007). Positive Organizational Behavior. New York: McGraw-Hill, hlm. 88–96.
Misbah, A. (2018). Pembentukan Karakter Islami di Tempat Kerja: Studi Kasus pada Perusahaan Syariah. Jurnal Etika dan Profesi, 8(1), 22–38.
Misrawi, Z. (2010). Moderasi Islam. Jakarta: Kompas, hlm. 55–62.
Mustofa, Z. (2015). Aswaja dan Tantangan Modernitas. Yogyakarta: Pustaka Ilmiah, hlm. 33–41.
Rahman, F. (2014). Islam and Ethical Values. Journal of Islamic Ethics, 3(1), 25–35.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). New Jersey: Pearson Education, hlm. 90–98.
Robles, M. M. (2012). Executive Perceptions of the Top 10 Soft Skills Needed in Today’s Workplace. Business Communication Quarterly, 75(4), 453–465.
Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership (4th ed.). San Francisco: Jossey-Bass, hlm. 92–100.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana, hlm. 88–95.
Web: Islamic Ethics Online. “Etika Profesi dalam Islam.” https://www.islamicethics.org/etika-profesi
Web: NU Online. “Nilai-Nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.” https://www.nu.or.id/nilai-aswaja
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










