Pengembangan Produk Chocolate Cornnut sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Pangan Lokal
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v3i6.1662Keywords:
Corn, Chocolate Cornnut, Local Food Innovation, UMKMAbstract
Although corn is an important food product in Indonesia, its unprocessed form still has low economic value. Public interest in traditional cuisine has also declined as a result of globalization, making innovation necessary to increase the appeal and added value of corn. Inspired by the traditional snack awuk-awuk, this research created Chocolate Cornnut, a corn-based innovation. The research method uses a mixed descriptive and simple experimental approach to describe the innovation process and determine the appropriate product formulation. The findings of this research indicate that Chocolate Cornnut can increase the added value of corn, enhance consumer appeal by combining traditional and contemporary flavors, and provide new business opportunities forUMKM. Beside external elements like the market, competition, and government policy support, internal factors such as human resources, management, finance, and technology also impact the success of product development. This product has the potential to preserve the sustainability of traditional cuisine while also evolving into a new and competitive local dish
References
Astawan, M. (2017). Teknologi pengolahan pangan. IPB Press.
Azizu, M. N., Peliyarni, & Yanti, W. R. (2023). Diversifikasi Olahan Jagung Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah di Desa Wadiabero. Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 153–161.
Dzikrurrahman, A. B., Ismiasih, & Kifli, F. W. (2024). Analisis Pengembangan Produk Lokal Berbasis Kakao di Kecamatan Gangga, Provinsi Nusa Tenggara Barat. AGROFORETECH, 2(4), 1792–1808.
Ginting, N., Situmorang, P., & Hasibuan, R. (2021). Pengembangan pangan lokal dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Jurnal Agroteknologi, 12(1), 45–53.
Hananto, D., Firozji, M. S., Djalil, R., Handaru, H., Sutiawan, H., Alfaiza, H. A. (2024). Strategi pengembangan produk baru dalam lingkungan bisnis yang kompetitif: Tantangan, pendekatan, dan keberhasilan. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara 1 (3), 4694-4700.
Hidayah, T., Kurniawan, R., & Siregar, S. (2020). Analisis perkembangan produksi jagung di Indonesia. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 5(3), 210–218.
Ifada, I. I., Suslinawati, S., & Zuraida, A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Peningkatan Nilai Tambah Produk Jagung. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 7(2), 255–261.
Mansur, Z., & Raharjo, T. P. (2024). Inovasi Dekonstruksi Waffle Lepet Jagung Innovation In Deconstruction Of Corn Lepet Waffles. Media Bina Ilmiah, 19(02), 3667-3676.
Maria, V., Nurkhalida, L., Ulfa., S. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Inovasi Umkm Dalam Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal. Masman: Master Manajemen 2(2), 01-07.
Mariska, R., Siregar, F. H., Ahmad, A. K., Hasanah, U., Pratama, C. W. A., Lubis, A. Y., & Susilawati, S. (2023). Pengembangan Produk Unggulan UMKM Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Studi Kasus Desa sukasari Kecamatan Pegajahan Kabupaten Sedang Bedagai. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(2), 292–298.
Nabilah, A. (2022). Peningkatan Nilai Ekonomi Jagung Pulut dengan Diversifikasi Olahan Pangan Berbasis Jagung di Desa Romangloe. Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat, 131-136.
Nastiti, Y. A., Rahim, A. R., Sukaris, S., & Widiharti, W. (2023). Pengolahan Jagung Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Keluarga Petani di Desa Sumberkerep. DedikasiMU : Journal of Community Service, 5(4), 450–455.
Nurasikin, S., & Nurjihadi, M. (2024). Analisis Nilai Tambah Komoditas Jagung Untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Rhee, Kabupaten Sumbawa. Indonesian Journal of Social Development, 1(3).
Sachriani, S., & Mariani, M. (2024). Karakteristik Kimia dan Kualitas Organoleptik Produk Madeleine Cake Substitusi Tepung Jagung Sebagai Diversifikasi Bahan Pangan Lokal. JST (Jurnal Sains Terapan), 10(2), 55-61.
Safrika, H., & Hamdani. (2023). Analisis diferensiasi produk terhadap kepuasan pelanggan pada industri Socolatte di Baroh Musa, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Agrodiversity, 1(1).
Sasmayunita, S., & Srinawati, R. (2023). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dalam Mengembangkan Produk Olahan Berbasis Local Natural Potensial menjadi Makanan Khas Daerah (Bomilu Halmahera) di Desa Dufa-Dufa Kabupaten Halmahera Utara. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 3604-3610.
Suarni, S., & Yasin, M. (2019). Potensi jagung sebagai sumber pangan fungsional di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 38(2), 75–84.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Usman, U., Hapsari, V. R., & Sumarni, M. L. (2022). Pelatihan Pengembangan Produk Jagung sebagai Makanan Ringan yang Bernilai Jual.
Wahyudin, A., Ruminta, R., & Nursaripah,S. A. (2016). Pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) toleran herbisida akibat pemberian berbagai dosis herbisida kalium glifosat. Jurnal Kultivasi, 15 (2), 86-91.
Witjaksono, J. (2018). Kajian Rantai Nilai dan Analisis Nilai Tambah Jagung (Studi Kasus di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(3), 156–162.
Winarno, F. G. (2018). Kimia pangan dan gizi. Gramedia Pustaka Utama.
Wilk, R. (1999). Real Belizean food: Building local identity in the transnational Caribbean. American Anthropologist, 101(2), 244–255.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











