Efektivitas Konsumsi Air Kunyit Asam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Perempuan Usia Reproduktif : Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v3i6.1739Keywords:
Turmeric and tamarind, pain, menstruation, women, teenage.Abstract
Women experience pain called dysmenorrhea during menstruation due to prostaglandin production. This pain usually occurs in the pelvic area, usually on the first day of menstruation. Researchers made a turmeric and tamarind drink to reduce menstrual pain because turmeric contains an analgesic and tamarind as a non-steroidal anti-prostaglandin drug. Objective to see, evaluate, and synthesize scientific evidence on the efficacy of turmeric and tamarind water to minimize the intensity of menstrual pain in reproductive age. Method this literature review method uses a descriptive prism and numeric rating scales (NRS) with relevant articles retrieved from the Google Scholar database. For publications in the last five years (2020–2025), inclusion and exclusion standards were used to select articles and used a valid pain instrument. Results the respondents in the review experienced moderate to severe pain before the intervention. After being given the drink once a day for two to three days, there was a significant decrease in pain intensity to the mild or even painless category. Statistical tests on all studies showed a p-value = 0.05 between before and after administration of turmeric and tamarind.
Keywords: Turmeric and tamarind, pain, menstruation, women, teenage.
Wanita mengalami nyeri yang disebut dismenorea saat menstruasi karena produksi prostaglandin. Nyeri ini biasanya terjadi di daerah panggul, biasanya pada hari pertama haid. Peneliti membuat minuman kunyit asam untuk menurunkan nyeri menstruasi karena kandungan kunyit sebagai anti nyeri dan asam jawa sebagai obat anti prostaglandin non steroid. Tujuan melihat, mengevaluasi, dan mensintesis bukti ilmiah tentang kemanjuran air kunyit asam untuk memenimalkan intensitas nyeri menstruasi pada usia reproduktif. Metode literatur review ini menggunakan prisma deskriptif dan numerik rating scales (NRS) dengan artikel yang relevan diambil dari database Google Scholar. Untuk publikasi lima tahun terakhir (2020–2025), standar inklusi dan ekslusi digunakan untuk memilih artikel serta menggunakan instrumen nyeri valid. Hasil tinjauan responden mengalami nyeri kategori sedang hingga berat sebelum intervensi. Setelah diberikan minuman selama satu kali sehari selama dua hingga tiga hari terjadi penurunan yang signifikan pada intensitas nyeri menjadi kategori ringan bahkan tidak nyeri. Uji statistik pada seluruh penelitian menunjukkan nilai p-value = 0,05 antara sebelum dan sesudah pemberian kunyit asam.
Kata kunci: Kunyit asam, Nyeri, Menstruasi, Perempuan, Remaja
References
Amelia, S., Juwita, F., & Fajriyah, A. (2020). Pengaruh Pemberian Kunyit Asam terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 3(2).
Fadhillah, A. C. R., & Futriani, E. S. (2025). Efektivitas pemberian kunyit asam terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada remaja putri di sman 2 karawang. Mahesa: malahayati health student journal, 5(5)
Hafizhah, P. N., & Ramadhan, G. E. (2023). Pengaruh pemberian rebusan kunyit asam terhadap penurunan skala nyeri dismenorea pada remaja di sma muhammadiyah 25
PAMULANG. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik (JIKA), 6(2)
Rustini, A., Nafisah, F., Anjani, J., Patmawati, N., Salifiyah, Jahronah, S., Sumiati, & Amin, D. R. (2024). Pemberdayaan Perempuan Untuk Mengatasi Nyeri Haid Dengan Jamu Kunyit Asam. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(2)
Sartiwi, W., & Hasrinal. (2020). Pemberian air rebusan kunyit asam (curcumin tamarindus indica) terhadap intesitas nyeri haid (disminore). Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 3(1)
Aggarwal, B. B., Sundaram, C., Malani, N., & Ichikawa, H. (2007). Curcumin: the Indian solid gold. In B. B. Aggarwal, G. R. G. L. A. K. R. R. (Eds.), The Molecular Targets and Therapeutic Uses of Curcumin in Health and Disease (pp. 1-108). Springer.
Ammon, H. P. T., & Wahl, M. A. (1991). Pharmacology of Curcuma longa. Planta Medica, 57(1), 1–7.
Anurogo, D., & Wulandari, A. (2017). Cara jitu mengatasi nyeri haid. P. Hernita (Ed.). Yogyakarta: CV Andi Offset
Kasim, V. N. A. (2019). Efektivitas Minuman Kunyit Asam Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Siswi Di SMA Negeri 3 Gorontalo Utara. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 2(2), 1-15.
Marsaid, Nurjayanti, D., & Rimbaga, Y. A. (2017). Efektifitas Pemberian Ekstrak Kunyit Asam Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri Di Desa Tambang Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo. Global Health Science, 2(2), 122-125.
Rustini, A., Nafisah, F., Anjani, J., Patmawati, N., Salifiyah, Jahronah, S., Sumiati, & Amin, D. R. (2024). Pemberdayaan Perempuan Untuk Mengatasi Nyeri Haid Degan Jamu Kunyit Asam. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(2), 2064-2068.
Sugiharti, R. K., & Febriana, D. (2021). Kebiasaan Minum Jamu Kunyit Asam Dalam Mengatasi Keluhan Dismenor Pada Remaja Putri. 12(2), 67-73.
Suri, S. I., & Nofitri, M. D. (2014). Pengaruh Minuman Kunyit Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Menstruasi pada Remaja Putri Kelas 1 di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Pakandangan Kecamatan 6 Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2014. LPPM Stikes Yarsi, 1–7.1
Tsuda, T., Shiga, K., Ohshima, K., Kawakishi, S., & Osawa, T. (2004). Antioxidative Components Isolated from the Seed of Tamarind (Tamarindus indica L.) [Abstract]. Journal of 2Agricultural and Food Chemistry, 48(2), 337–341.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











