PENGARUH EDUKASI SI COMEL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS DI KELAS 8 SMPN 1 TONGAS
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i1.1998Keywords:
Edukasi, Si Comel, Pencegahan TuberkulosisAbstract
Anak usia pra sekolah merupakan golongan rawan terjadi permasalahan kesehatan gigi Pencegahan penularan tuberkulosis merupakan salah satu upaya kesehatan penting untuk menurunkan angka kasus TB di Indonesia, khususnya pada kelompok remaja sekolah yang rentan tertular. Edukasi kesehatan dengan media menarik berupa Si Comel (Cuci tangan pakai sabun, Olahraga teratur, Mengonsumsi makanan sehat, Etika batuk dan bersin, Lindungi diri memakai masker) diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa dalam pencegahan TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi Si Comel terhadap pencegahan penularan tuberkulosis pada siswa kelas 8 SMPN 1 Tongas Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan one group pre post test design. Jumlah Populasi sebanyak 138 responden dan sampel berjumlah 102 siswa SMPN 1 Tongas yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Intervensi edukasi dilakukan dalam 3 sesi yang terdiri dari pretest, dua kali pemberian pengetahuan dengan metode edukasi dan posttest. Instrument yang digunakan adalah kuisioner perilaku pencegahan penularan tuberkulosis. Analisis data yang di peroleh yaitu dengan uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini didapatkan adanya pengaruh perilaku pencegahan penularan sebelum dan sesudah intervensi. Menunjukkan hasil perilaku pencegahan penularan pada pretest mayoritas kategori kurang sebanyak 84 responden (82,4%). Pada data post test mayoritas kategori baik sebanyak 62 responden (60,8%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan ada pengaruh edukasi si comel terhadap pencegahan penularan tuberkulosis di kelas 8 dengan P value = 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh edukasi si comel terhadap pencegahan penularan tuberkulosis. Oleh karena itu, sekolah dapat menjadikan kegiatan edukasi kesehatan seperti ini sebagai program rutin. Selain itu, kerja sama dengan puskesmas setempat juga dapat memperkuat upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan edukasi yang berkesinambungan, diharapkan siswa semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk menghindari pencegahan penularan tuberkulosis.Edukasi si comel terbuki efektif dalam peningkatan perilaku pencegahan penularan tuberculosis di kelas 8. Pendekatan ini menjadi strategi pendidikan yang menarik dalam upaya pencegahan penularan tuberkulosis.
References
Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., & Munthe, S. A. (2021). Metode Penelitian Kesehatan. Yayasan kita Menulis.
Adisti Yuliastrin, Vebrianto, R., Efendi, S., & Yovita. (2023). Pengembangan Instrumen Untuk Mengukur Keterampilan Kreatif Pada Materi Pencemaran Lingkungan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(2), 285–292. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i2.1307
Aja, N., Ramli, R., & Rahman, H. (2022). Penularan Tuberkulosis Paru dalam Anggota Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Siko Kota Ternate. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(1), 78. https://doi.org/10.24853/jkk.18.1.78-87
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep Umum Populasi dan Sampel Dalam Penelitian. Buku Ajar Statistika Dasar, 14(1), 15–31. https://doi.org/10.21070/2017/978-979-3401-73-7
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. In Jakarta: PT Rineka Cipta.
Aryantiningsih, D. S., Giatman, M., & Yanti, N. (2021). Political Commitment Analysis in the Tuberculosis (TB) Treatment Program. International Journal of Management and Humanities, 5(7), 98–100. https://doi.org/10.35940/ijmh.f1240.035721
Aulia, W. A., Hermawan, N. S. A., & Maritasari, D. Y. (2025). PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN TB DI PUSKESMAS KEDATON BANDAR LAMPUNG. 7, 708–718.
Benya Adriani, R., Sulistyowati, D., Editya Darmawan, R., & D.T. Donsu, J. (2022). Cognitive Behavioral Therapy (Cbt) Terhadap Stigma Diri, Harga Diri Dan Kualitas Hidup Pasien Tbc. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 13(2), 243–251. https://doi.org/10.34035/jk.v13i2.873
Budiartani, N. (2020). Konsep Dasar Tuberkulosis Paru. Repository Poltekkes Denpasar, 7–29.
Budiartani, N. L. P. Y. (2020). Gambaran Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dalam Pemenuhan Defisit Pengetahuan Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas I Abiansemal Tahun 2020. Poltekkes Denpasar Jurusan Keperawatan.
Falahuddin, F., Puspitaningrum, R., Hasibuan, A. F. H., & Widyastuti, F. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Jumlah Pembiayaan Pada Bank Muamalat Indonesia (Periode 2013-2020). El-Amwal, 5(1), 92. https://doi.org/10.29103/el-amwal.v5i1.6775
Firmansyah, D., Hari Mulyadi, & Dwinanto Priyo Susetyo. (2023). Penentuan Harga Jual: Harga Pokok Produksi dan Ekspektasi Laba. Jkbm (Jurnal Konsep Bisnis Dan Manajemen), 9(2), 202–215. https://doi.org/10.31289/jkbm.v9i2.8808
Gradianto, R. A. (2022). Pengertian Edukasi Menurut Para Ahli Beserta Tujuan dan Manfaatnya. Bola.Com. https://www.bola.com/ragam/read/4959503/pengertian-edukasi-menurut-para-ahli-beserta-tujuan-dan-manfaatnya
Handayani, L. T. (2018). KAJIAN ETIK PENELITIAN DALAM BIDANG KESEHATAN DENGAN MELIBATKAN MANUSIA SEBAGAI SUBYEK. 10(1), 47–54.
Hasina, S. N. (2020). Pencegahan Penyebaran Tuberkulosis Paru Dengan (BEEB) Batuk Efektif Dan Etika Batuk Di RW . VI. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(9), 232–239.
Herdianti, Amelia, W., Madaniya, A. N., & Asthiningsih, N. W. W. (2022). Edukasi Kesehatan Cara Mencuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(12), 3354–3358. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i12.723
Isma, S., Sobari, T., Yuliani, W., & Studi Bimbingan dan Konseling IKIP Siliwangi, P. (2023). UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET KEMANDIRIAN BELAJAR. 6(6). https://doi.org/10.22460/fokusv6i6.11561
Junaedi, J., & Wahab, A. (2023). Hipotesis Penelitian dalam Kesehatan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 6(2), 142–146. https://doi.org/10.56467/jptk.v6i2.98
Kakuhes, H., Sekeon, S. A. S., & Ratag, B. T. (2020). Hubungan antara merokok dan kepadatan hunian dengan status tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 9(1), 96–105. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/28653
KEPPKN. (2017). Pedoman dan Standar Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional. Lembaga Penerbit Badan Litbang Kesehatan.
Murtono, D. (2017). Gambaran kejadian tuberkulosis di kabupaten pati incident description of tuberculosis in pati regency. XIII(2), 115–126.
Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan perilaku kesehatan.
Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan.
Nuraini, N., Suhartono, S., & Raharjo, M. (2022). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik Dalam Rumah dan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian TB Paru di Purwokerto Selatan Banyumas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(2), 210–218. https://doi.org/10.14710/jkli.21.2.210-218
Nursalam, N. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan. Salimba Medika.
Prastiwi, P. (2025). Analisis Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Anti Tuberkulosis (OAT) Pada Penderita Tuberkulosis Tahun 2024 (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Jember).
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. (2021). Tuberkulosis Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. In Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (Vol. 001, Issue 2014).
Purwasih, A. R. (2020). PENGARUH EDUKASI VIDEO KESELAMATAN BERKENDARA/ SAFETY RIDING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA. 2507(February), 1–9.
Puspitasari, F., Purwono, J., & Immawati. (2021). Penerapan Teknik Batuk Efektif Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 230–235. https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/download/205/116
Putra, S., Jailani, M. S., & Nasution, F. H. (2023). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah. 7, 27876–27881.
Rahmawati, N., Yulanda, N. A., Ligita, T., Heriye, Ghifari, M. I., Puspita, A. M., & Aliviah. (2023). Edukasi Tentang Pencegahan Penularan Tb Pada Anak Dengan Si “Comel.” Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 4(3), 501–509. https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i3.1786
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Jawa Tengah Republik Indonesia. In Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Litbang Kesehatan.
Rosyidah, M., Wisudawati, N., Masruri, A., Apriani, L., Keysa, A., Anggraini, D., Palembang, U. M., Baru, O., Rindo, K., Agung, K., & Yuniarti, E. (2021). Suluh Abdi : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 3(2), 123–130.
Sa’diyah, E. I., & Indarjo, S. (2021). Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis pada Keluarga Penderita Tuberkulosis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 98. https://doi.org/10.26714/jkmi.16.2.2021.98-107
Saputra, D. N., Novita Listyaningrum, S. H., Leuhoe, Y. J. I., Apriani, S. S., Asnah, S. P., & Rokhayati, T. (2022). Buku ajar metodologi penelitian. Feniks Muda Sejahtera.
Sari, A., Dahlan, D., Tuhumury, R. A. N., Prayitno, Y., Willem H, S., Supiyanto, S., & Werdhani, A. S. (2023). Dasar-dasar metodologi Penelitian. CV Angkasa Pelangi.
Senjaya, S., Hernawaty, T., Hendrawati, & Amira, I. DA. (2022). HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN IMUN PADA ODHA SELAMA PANDEMI COVID-19. 1(4), 1026–1042.
Setyowati, S., Fanggidae, L. W., Nainggolan, F. M. R., Vitrianto, P. N., & Sari, I. K. (2023). Memahami Fenomenologi, Etnografi, Studi Kasus, dan Metode Kombinasi dalam Jagat Metode Riset. CV. DOTPLUS Publisher.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










