Peran Pendidikan Anti Korupsi Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Dan Membentuk Karakter Mahasiswa Di Perguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i2.2295Keywords:
Pendidikan Anti Korupsi, Kesadaran Hukum, Karakter Mahasiswa, Perguruan Tinggi, Integritas.Abstract
Corruption is a serious problem that requires early prevention efforts through education. Higher education institutions play a crucial role in instilling anti-corruption values in students. This study aims to analyze the role of anti-corruption education in enhancing legal awareness and shaping the character of students in higher education institutions. The method used is a qualitative approach through interviews and literature review. The results show that anti-corruption education plays a role in fostering students’ legal understanding and values of integrity, although its implementation is not yet optimal. Therefore, strengthening the implementation of anti-corruption education is necessary to make it more effective in shaping students of integrity
References
Abbas, K. A. (1975). The cancer of corruption. In S. Kohli (Ed.), Corruption in India (p. 26). New Delhi: Chetana Publications.
Ali, A. (2009). Menguak teori hukum dan teori peradilan (Vol. 1). Jakarta: Kencana.
Alatas, S. H. (1999). The sociology of corruption (2nd ed.). Singapore: Delta Orient Pte. Ltd.
Aziz, T. A. (2005). Fighting corruption: My mission. Kuala Lumpur: Konrad Adenauer Foundation.
Chapra, M. U. (1995). Islam and economic challenge. USA: IIIT & The Islamic Foundation.
Faadhilah, M., Suhandi, & Agustin, S. (2023). Pendidikan anti korupsi pada jenjang perkuliahan. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 19–27.
Hamzah, A. (1991). Korupsi di Indonesia dan pemecahannya. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Hasan, Z. (2025a). Pendidikan anti korupsi: Integrasi pencegahan tindak pidana korupsi di era 4.0. Bandar Lampung: UBL Press.
Hasan, Z., Rusli, T., & Sanida, N. (2025b). Pendidikan anti korupsi: Eksplorasi model pembelajaran anti korupsi yang berkearifan lokal. Bandar Lampung: UBL Press.
Hasan, Z. (2026). Hukum pidana khusus. Cilacap: CV. Alinea Edumedia.
Kadir, Y. (2018). Kebijakan pendidikan anti korupsi di perguruan tinggi. Gorontalo. Mahathir Mohamad. (1986). The challenge. Kuala Lumpur: Pelanduk Publication Sdn. Bhd.
Poerwadarminta, W. J. S. (1982). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.
Rahadjo, S. (2009). Hukum dan perilaku. Jakarta: Kompas.
Rinakit, S. (2005). The Indonesian military after the New Order. Copenhagen S, Denmark: NIAS Press.
Singh, K. (1975). Are we a corrupt people? In S. Kohli (Ed.), Corruption in India (p. 10). New Delhi: Chetana Publications.
Suacana, P. W. G. (2004). Pendidikan anti-korupsi di perguruan tinggi. LP3 UMY.
Sudarsono, J. (2008). Pendidikan, kemanusiaan, dan peradaban dalam landasan dan arah pendidikan nasional kita. Jakarta: Kompas.
Suparno, H. (2008). Pendidikan, kemanusiaan, dan peradaban dalam landasan dan arah pendidikan nasional kita. Jakarta: Kompas.
Theobald, R. (1990). Corruption, development and underdevelopment. London: The McMillan Press Ltd.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










