KRISIS MORAL DI BALIK JUBAH AGAMA: Refleksi Epistemologi Islam atas Penyimpangan Perilaku Umat
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2417Keywords:
epistemologi Islam; krisis moral; pendidikan Islam; penyimpangan perilaku; pesantrenAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena penyimpangan moral di kalangan tokoh agama di Indonesia melalui kerangka epistemologi Islam. Menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif, kajian ini menelaah kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dengan pembentukan moral dari tiga perspektif: teologis-normatif, filosofis, dan historis. Hasil kajian mengungkapkan bahwa akar persoalan bukan terletak pada konten normatif ajaran Islam, melainkan pada kegagalan sistem pendidikan agama dalam mengintegrasikan pengetahuan kognitif, penghayatan afektif, dan pengamalan praktis. Kajian ini menyimpulkan bahwa reformasi model pendidikan Islam, mekanisme akuntabilitas institusional, serta pengembangan budaya literasi keagamaan yang kritis merupakan langkah-langkah esensial dalam mengatasi krisis moral yang tersembunyi di balik jubah agama.
References
Achmadin, Balya Ziaulhaq, Akhmad Nurul Kawakip, Muhammad Muntahibun Nafis, and Abdel Rahman El Sayed Abdel Ghaffar Balah. 2024. “Reorienting Pesantren Education in East Java: A Critical Analysis of the Thought of Zamakhsyari Dhofier and Abdurrahman Mas’ud.” Al-Fikru: Jurnal Ilmiah 18 (1): 41–63. https://doi.org/10.51672/alfikru.v18i1.415.
Al Amin, M. Nur Kholis. 2020. “Mohammed Abid Jābirī, Reformasi Hukum Islam Dan Pembaruan Pengetahuan.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 9 (2): 133–52. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v9i2.323.
Dakhoir, Ahmad. 2019. “Al-Qardawi’s Thought on Zakat of Stocks in a Modern Industry: An Experience of Indonesia.” Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 13 (2): 159–68. https://doi.org/10.24090/mnh.v13i2.2023.
Gunawan, Edi. 2017. “Relasi Agama dan Negara.” KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan 10 (2): 1–21. https://doi.org/10.35905/kur.v10i2.589.
Idhar, Idhar. 2024. “Revitalisasi Pendidikan Dasar Berbasis Nilai Islam: Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak.” FASHLUNA 5 (2): 117–30. https://doi.org/10.47625/fashluna.v5i2.810.
Mufid, Mohammad. 2014. “Nalar Fiqh Realitas Al-Qaradhawi (Mendudukkan Relasi Teks Dan Realitas Sosial).” Syariah Jurnal Hukum Dan Pemikiran 14 (1). https://doi.org/10.18592/syariah.v14i1.67.
Mulyono, Herdiana, Sudarnoto Abdul Hakim, and Zamah Sari. 2025. “Keadaban Digital Dan Etika Tauhid: Telaah Kritis Filsafat Pendidikan Muhammadiyah Dalam Era Literasi Artifisial.” Jurnal Kajian Ilmiah 25 (3): 303–16. https://doi.org/10.31599/75pzsx34.
Pertiwi, Tanza Dona, and Sri Herianingrum. 2024. “Menggali Konsep Maqashid Syariah: Perspektif Pemikiran Tokoh Islam.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 10 (1): 807. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12386.
Radiyah, Isna. 2024. “Revitalisasi Pendidikan Islam Di Indonesia Menggapai Generasi Emas.” Journal of Instructional and Development Researches 4 (5): 391–401. https://doi.org/10.53621/jider.v4i5.385.
Rahman, Syafiqur. 2025. “Etika Amanah Dalam Hadis Nabi Dan Relevansinya Terhadap Fenomena Korupsi Digital.” DIRAYAH: Jurnal Ilmu Hadis 6 (01): 133–46. https://doi.org/10.62359/dirayah.v6i01.849.
Situmorang, Sisca Theresia, Diva Indah Maria Pandiangan, Sarah Fergy Simangunsong, et al. 2025. “Refleksi Kritis Pendidikan Paulo Freire Terhadap Kurikulum Merdeka Di Indonesia.” MUDABBIR Journal Research and Education Studies 5 (2): 2288–302. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1523.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











