PERANCANGAN ALAT PENIRIS KACANG KEDELAI DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK TEMPE PADA UMKM TEMPE FADLI
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2485Keywords:
Six Sigma, DMAIC, User Acceptance Test (UAT).Abstract
UMKM Tempe Fadli merupakan usaha yang bergerak di bidang produksi tempe. Dalam proses produksinya masih ditemukan beberapa jenis cacat produk yang menyebabkan kualitas tempe tidak sesuai dengan standar yang diharapkan. Cacat yang sering terjadi meliputi tempe tidak padat, warna tidak merata, dan tekstur mudah hancur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya cacat produk tempe serta merancang prototype alat peniris kacang kedelai untuk mengurangi cacat produk pada UMKM Tempe Fadli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap Define dilakukan identifikasi jenis cacat menggunakan SIPOC, Critical To Quality (CTQ), dan Diagram Pareto. Tahap Measure dilakukan menggunakan P-Chart dan perhitungan Defect Per Million Opportunities (DPMO). Tahap Analyze menggunakan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah. Tahap Improve dilakukan dengan metode 5W+1H dan perancangan prototype alat peniris kacang kedelai. Tahap Control dilakukan menggunakan User Acceptance Test (UAT) untuk mengetahui tingkat penerimaan pengguna terhadap prototype. Hasil penelitian menunjukkan selama pengamatan diperoleh total produksi sebanyak 12.000 unit dengan jumlah cacat sebesar 720 unit atau 6% dari total produksi. Jenis cacat dominan adalah tempe tidak padat sebanyak 320 unit (44,44%), warna tidak merata sebanyak 250 unit (34,72%), dan tekstur mudah hancur sebanyak 150 unit (20,84%). Hasil pengukuran menunjukkan nilai rata-rata DPMO sebesar 20.000 dengan tingkat sigma sebesar 3,54. Berdasarkan hasil analisis, penyebab utama cacat produk adalah tingginya kadar air kacang kedelai akibat proses penirisan yang belum optimal. Sebagai usulan perbaikan dirancang prototype alat peniris kacang kedelai berbahan stainless steel yang berfungsi mengurangi kadar air sebelum proses fermentasi. Hasil User Acceptance Test (UAT) menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sebesar 92,5%, sehingga prototype alat dinyatakan sangat baik dan layak diterapkan pada proses produksi tempe.
References
Mitha, N., Humaira, DZ, & Putri, WF (2025). Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat Jerigen dengan Metode Six Sigma dan New Seven Tools. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan , 4 (3), 740-746.
Jakti, NJK, & Al Faritsy, AZ (2024). Analisis Pengendalian Kualitas Produk Dengan Metode Six Sigma dan TRIZ Untuk Mengurangi Jumlah Kecacatan Produk Di UD Cantenan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri Dan Inovasi , 2 (2), 26-38.
Zulkhulaifah, JA, & Apriliani, F. (2024). Penerapan Six Sigma dan Metode Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) untuk Analisis Green Tire Shortage di PT Merpati Putih. Pabrik Jurnal Industri, Manajemen Dan Rekayasa Sistem Industri , 2 (3), 119-133.
Azis, D., & Vikaliana, R. (2023). Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Pendekatan Six Sigma Dan Kaizen Sebagai Upaya Pengurangan Kecacatan Produk. Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu , 6 (1), 37-53.
Khofifah, AN (2024). Analisis pengendalian kualitas menggunakan metode Six Sigma dan TRIZ guna mengurangi cacat produk (Studi kasus pada CV. Karya Wahana Sentosa) (Disertasi doktoral, Universitas Islam Indonesia).
Hidajat, HH, & Subagyo, AM (2022). Analisis Pengendalian Kualitas Produk X Dengan Metode Six Sigma (DMAIC) Pada PT. XYZ. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan , 8 (9), 234-242.
Maharani, ND, Hakiki, AR, Yulvaniya, F., Saepulloh, R., & Setiafindari, W. (2025). Analisis Pengendalian Kualitas Tempe Menggunakan Six Sigma-DMAIC Di UMKM Tempe Pak Dwi dan Her. Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) , 20 (1), 34-45.
Ananda, M., & Puspitasari, NB (2024). Studi six sigma dalam pengendalian kualitas proses pencetakan pada pakaian. Jurnal Online Teknik Industri , 13 (4).
Andini, RN (2023). Analisis Pengendalian Kualitas Produk menggunakan Pendekatan Six Sigma dan Fmea (Studi Kasus: UMKM Tahu Putih Pak Sumar) (Disertasi doktoral, Universitas Islam Indonesia).
Ramadhan, M. (2021). Analisis Pengendalian Kualitas Untuk Mengurangi Cacat Pada Produk Sepatu Menggunakan Metode Six Sigma dan Kaizen. Matrik: Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi , 22 (1), 55-64.
McDermott, O., Moloney, C., Noonan, J., & Rosa, A. (2024). Green Lean Six Sigma dalam industri makanan: tinjauan literatur sistematis. British Food Journal , 126 (13), 455-469.
Carlawati, LA, & Setiawati, NLPLS (2024). Analisis Pengendalian Kualitas dengan Metode Six Sigma pada Produksi Produk Mandatory SunShield di PT XYZ. Blantika: Jurnal Multidisiplin , 3 (1), 90-104.
Putri, A., Safitri, KN, & Alifido, AI (2024). Pengendalian Kualitas Produk X Menggunakan Pendekatan Six Sigma. Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) , 9 (01), 1-10.
Riyadi, AZ, Utomo, DS, & Widada, D. (2024). Analisis Pengendalian Kualitas Batik Cap Menggunakan Metode Six Sigma Dan Kaizen. Industri Inovatif: Jurnal Teknik Industri , 14 (1), 94-100.
Djamal, N., & Cahyadi, D. (2024, November). Analisis Pengendalian Kualitas Produk Karet Sintetis dengan Metode Six Sigma. Dalam Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ .
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











