Menurunnya Kepercayaan Publik akibat Krisis Etika Politik di Pemerintahan Indonesia

Authors

  • ASTI DWI KHOIRUNISA ASTI DWI KHOIRUNISA UIN Raden Intan Lampung
  • ALIGA ADELIA ZAHRA ALIGA ADELIA ZAHRA UIN Raden Intan Lampung
  • AMANDA ROSA AMANDA ROSA UIN Raden Intan Lampung
  • RUDI SANTOSO RUDI SANTOSO UIN Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2508

Keywords:

Kata Kunci: Kepercayaan Publik, Krisis Etika Politik.

Abstract

Abstrak. Krisis etika politik melemahkan good governance dan hubungan negara-masyarakat. Ketidaketisan pejabat publik menimbulkan disilusi, apatisme politik, dan skeptisisme terhadap kebijakan. Krisis ini bersifat struktural, memengaruhi legitimasi institusi. Penanganannya memerlukan reformasi budaya birokrasi, pendidikan politik, serta transparansi dan akuntabilitas, guna memulihkan kepercayaan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penyebab menurunnya kepercayaan publik akibat krisis etika politik di pemerintahan Indonesia. Metoda/pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yuridis empiris. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik dan institusi pemerintah di Indonesia pasca-era reformasi berdampak signifikan pada partisipasi politik dan efektivitas program publik. Krisis etika politik dipicu oleh korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, lemahnya transparansi dan akuntabilitas, serta konflik kepentingan dan nepotisme. Akibatnya, masyarakat menjadi skeptis, apatis, dan enggan berpartisipasi dalam pemilu, konsultasi publik, maupun program pemerintah. Strategi pemulihan kepercayaan mencakup penguatan etika pejabat, penerapan kode etik, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, partisipasi publik, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Implementasi langkah-langkah ini secara konsisten diharapkan memulihkan kepercayaan masyarakat, memperkuat legitimasi pemerintah, meningkatkan partisipasi warga, dan memastikan stabilitas politik serta efektivitas kebijakan publik.

 

References

Buku

Arifin, A. (2011). Komunikasi Politik, Filsafat, Paradigma,Teori, Tujuan, Strategi, Dan Komunikasi Politik Indonesia. Graha Ilmu.

Daryanto, & Setyobudi, I. (2014). Konsumen dan Pelayanan Prima. Gava Media.

Dwiyanto, A. (2011). Manajemen Pelayanan Publik. Gadjah Mada University Press.

Fakhruddin, Asha, L., Sumarto, Warlizasusi, J., Hartini, Saputra, H., Sutarto, Ridwan, R. Bin, Istan, Wanto, D., Sari, D. P., Hajja, D., Azwar, B., Harmi, H., Rini, Iswanto, R., & Ifnaldi. (2021). Studi Islam Internasional: Kajian dan Pendekatan Multidisipliner. LP2 IAIN Curup.

Hanifah, W. (2025). Pengaruh Kepercayaan Politik Terhadap Partisipasi Politik Mahasiswa Magang Di Sekretariat Jenderal DPR RI. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Haning, M. T., Hasniati, & H. Tahili, M. (2020). Public Trust dalam Pelayanan Publik: Konsep, Dimensi, dan Strategi. UPT Unhas Press.

Hardiyansyah. (2017). Manajemen pelayanan dan Pengembangan Organisasi Publik: Dalam Perpektif Riset Ilmu Administrasi Publik Kontemporer. Gava Media.

Khayra, N. (2023). Silih Asah (Saling Mengingatkan dan Mencerahkan). CV Jejak (Jejak Publisher).

Kurniawan, R. C. (2021). Buku Ajar Etika Politik Dan Pemerintahan. Pusaka Media.

Pasolong, H. (2011). Teori Administrasi Publik. Alfabeta.

Rahayu, S., & Juwono, V. (2019). Birokrasi dan Governance: Teori, Konsep, dan Aplikasinya. Rajawali Press.

Rahmaniaa, A., Triwulan, D., Maruhawa, T. K., Zulfikar, M. R., Rahmad, Ritonga, A., & Yudha, S. (2025). Fenomena Penurunan Kepercayaan Publik Terhadap Institusi Pemerintahan di Era Post-Truth: Kajian Sosial Politik Kontemporer dengan Perspektif Mahasiswa Ilmu Komunikasi UINSU. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni (JISHS), 3(3), 925–929.

Sabana, S., Situmeang, S. N., Khadijah, S., Damanik, S. A. P., Muhajir, S. Al, Simbolon, R. G., & Samosir, K. (2025). Strategi Membangun Kembali Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum di Indonesia: Tinjauan Menuju Tahun 2025. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 4(2), 1147–1158.

Soemirat, S., & Ardianto, E. (2010). Dasar-dasar Public Relation. PT. Remaja Rosdakarya.

Waluyo, B. (2002). Penelitian Hukum dalam Praktek. Sinar Grafika.

Jurnal

Rahmaniaa, Afifah, Dewi Triwulan, Tamara Khaisy Maruhawa, Muhammad Rafli Zulfikar, Rahmad, Alfarizki Ritonga, and Sandy Yudha. “Fenomena Penurunan Kepercayaan Publik Terhadap Institusi Pemerintahan Di Era Post-Truth: Kajian Sosial Politik Kontemporer Dengan Perspektif Mahasiswa Ilmu Komunikasi UINSU.” Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni (JISHS) 3, no. 3 (2025): 925–29.

Sabana, Sobri, Sherly Natasya Situmeang, Siti Khadijah, Selvia Andriani Putri Damanik, Shafa Al Muhajir, Ronald Gemsar Simbolon, and Katrina Samosir. “Strategi Membangun Kembali Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Penegak Hukum Di Indonesia: Tinjauan Menuju Tahun 2025.” QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia 4, no. 2 (2025): 1147–58.

Skripsi/Thesis/Disertasi

Hanifah, Widya. “Pengaruh Kepercayaan Politik Terhadap Partisipasi Politik Mahasiswa Magang Di Sekretariat Jenderal DPR RI.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2025.

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

ASTI DWI KHOIRUNISA, A. D. K., ALIGA ADELIA ZAHRA, A. A. Z., AMANDA ROSA, A. R., & RUDI SANTOSO, R. S. (2026). Menurunnya Kepercayaan Publik akibat Krisis Etika Politik di Pemerintahan Indonesia. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(3), 906–921. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2508

Issue

Section

##section.default.title##