FENOMENA CHILDFREE DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT MODERN
THE FENOMENA CHILDFREE DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT MODERN
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2547Keywords:
Childfree, Hukum Islam, Masail Fiqhiyah, Maqashid Syariah, Dampak SosialAbstract
Perkembangan zaman dan modernisasi telah mengubah pola pikir masyarakat mengenai konsep keluarga, salah satunya melalui fenomena childfree keputusan sadar pasangan suami istri untuk tidak memiliki keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena childfree dari sudut pandang hukum Islam (Masail Fiqhiyah) dan mengidentifikasi dampaknya terhadap struktur sosial masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif Islam, childfree pada dasarnya tidak sejalan dengan maqashid syariah, khususnya aspek hifdzun nasl (menjaga keturunan) dan anjuran eksplisit untuk memperbanyak umat. Kendati demikian, hukum Islam tidak kaku; keputusan ini tidak dapat dihukumi haram secara mutlak, melainkan bersifat kasuistik tergantung pada niat dan udzur syar'i (seperti indikasi medis atau trauma psikologis berat) berdasarkan kaidah sadduz dzari'ah dan dar’ul mafasid. Secara sosial, fenomena ini memicu polarisasi berupa stigma negatif dari penganut nilai tradisional, sekaligus tantangan demografis jangka panjang berupa penurunan angka kelahiran.
References
Addzaky, K. U., Taufiqurohman, & Asy’ari, M. (2024). Deconstruction of Hifz al-Nasl in Maqasid Syariah: Analysis of the childfree phenomenon in Islamic family law perspective. IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Asasi Manusia. https://ejournal.uin-suka.ac.id
Afrianto. (2024). The phenomenon of childfree in Indonesia in the perspective of Maqashid al-Syariah. International Journal of Islamic Studies. https://journal.uin-alauddin.ac.id
Al-Syatibi. (t.t.). Al-Muwafaqat fi usul al-shariah.
Al-Qaradawi, Y. (2011). Halal dan haram dalam Islam.
Fadhilah, E. (2022). Childfree dalam perspektif Islam. Al-Mawarid: Jurnal Syariah dan Hukum. https://ojs.umrah.ac.id
Firdaus, Z. A., & Rahma, N. L. (2025). Childfree dalam perspektif Maqashid Syariah. Ahkam: Jurnal Hukum Islam. https://ejournal.uinsatu.ac.id
Ghazaly, A. R. (2019). Fiqh munakahat
Hadis Nabi Muhammad SAW. HR. Abu Dawud & An-Nasa’i.
Mufidah. (2023). Childfree dalam dinamika sosial masyarakat modern. Jurnal Sosial dan Budaya. https://ejournal.uin-suska.ac.id
Nurhidayah. (2023). Dampak childfree terhadap pola hidup masyarakat modern. Jurnal Aripafi. https://ejournal.aripafi.or.id
Putri, N. S., & Mahmudah, R. (2024). Childfree dan dinamika keluarga dalam masyarakat modern. Jurnal Qarnain. https://ejurnalqarnain.stisnq.ac.id
Rahmawati, L., & Hasanah, N. (2022). Transformasi konsep keluarga dalam masyarakat modern. Jurnal Ilmu Sosial. https://ojs.umrah.ac.id
Ramadhan, T., & Fahrani, W. A. (2024). Fenomena childfree dalam perspektif Maqashid al-Syariah. Sahaja: Journal Sharia and Humanities. https://ejournal.darunnajah.ac.id
Rasyid, M. S., & Furqan. (2022). Childfree dalam hukum Islam kontemporer. Jurnal Hukum Islam. https://journal.uinjkt.ac.id
Shultony, D. A., & Ulya, Z. (2025). Childfree dalam perspektif Islam, HAM, dan liberalisme. Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education. https://journal.abdurraufinstitute.org
Syarif, M., & Furqan. (2024). Childfree dalam perspektif maqashid syariah. Al-Ijtimaiyyah: Jurnal Hukum Islam. https://ojs.umrah.ac.id
Umam, K. U., & Taufiqurohman. (2025). Rekonstruksi hifz al-nasl dalam fenomena childfree. IN RIGHT Journal. https://ejournal.uin-suka.ac.id.
Wahbah az-Zuhaili. (2010). Al-Fiqh al-Islami wa adillatuhu.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











