PENENTUAN ALTERNATIF LOKASI INDUSTRI PENGOLAHAN KANGKUNG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN ANALISIS LOCATION QUOTIENT, ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM

Authors

  • Meidi Indah Sari Politeknik Negeri Jember
  • Cindiah Syahnaz Politeknik Negeri Jember
  • Dini Nafisatul Mutmainah Politeknik Negeri Jember
  • Rahmat Dhandy Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2721

Keywords:

Location Quotient (LQ), Geographic Information System (GIS), Analytical Hierarchy Process (AHP), Water Spinach, Expert Choice, Industrial Location

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penentuan alternatif lokasi terbaik untuk pengembangan industri pengolahan kangkung di Kabupaten Sidoarjo guna mendukung pemanfaatan potensi produksi kangkung secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah basis produksi kangkung menggunakan metode Location Quotient (LQ), memvisualisasikan sebarannya secara spasial menggunakan Geographic Information System (GIS), serta menentukan alternatif lokasi terbaik menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan analisis LQ yang didukung visualisasi spasial menggunakan GIS melalui software QGIS 3.28.7 serta AHP menggunakan bantuan Expert Choice versi 11. Data yang digunakan berupa data produksi kangkung tahun 2022–2024 serta hasil penilaian dengan expert. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa Kecamatan Krembung, Kecamatan Candi, dan Kecamatan Tulangan merupakan wilayah basis produksi kangkung yang konsisten. Visualisasi GIS menunjukkan bahwa sebaran wilayah basis dan nonbasis tidak merata dan cenderung terkonsentrasi pada wilayah tertentu. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa ketersediaan bahan baku memiliki bobot prioritas tertinggi sebesar 0,521, diikuti tenaga kerja sebesar 0,201, infrastruktur sebesar 0,176, dan kedekatan pasar sebesar 0,102. Berdasarkan hasil prioritas alternatif global, Kecamatan Candi menjadi alternatif lokasi terbaik dengan nilai 0,527, diikuti Kecamatan Tulangan sebesar 0,318 dan Kecamatan Krembung sebesar 0,155. Dengan demikian, Kecamatan Candi dinilai sebagai lokasi terbaik dan potensial untuk pengembangan industri pengolahan kangkung di Kabupaten Sidoarjo.

Kata kunci: LQ; GIS; AHP; Kangkung; Expert Choice; Lokasi Industri

References

Ajiningrum, P. S., Sukarjati, S., Ngadiani, N., Binawati, D. K., & Andriani, V. (2021). Pelatihan Pembuatan Stik Kangkung Untuk Guru Dan Siswa SMA Wijaya Putra Surabaya. Jurnal Penamas Adi Buana, 5(01), 36–40. https://doi.org/10.36456/penamas.vol5.no01.a3705

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Hortikultura 2023 (Publikasi No. 05100.24006; Nomor Katalog 5204003). Badan Pusat Statistik. Diakses dari https://www.bps.go.id/id/publication/2025/06/10/aab67e4d36ea6d7bed30d79f/statistik-hortikultura-2024.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo. (2024). Produksi Tanaman Sayuran Dan Buah-Buahan Semusim Menurut Kecamatan Dan Jenis Tanaman Di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2024. BPS Kabupaten Sidoarjo. Diakses dari https://sidoarjokab.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/041140d44394427df91e4360/kabupaten-sidoarjo-dalam-angka-2024.html

Dewi, N. A., & Mardiana, M. (2023). Pemanfaatan Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir) Menjadi Abon Kangkung Sebagai Pangan Fungsional Di Desa Cipareuan Kabupaten Garut. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(5), 1710–1716. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i5.9121

Florinda. (2023). Kangkung: Budidaya, Manfaat Dan Resep. Yogyakarta: Tiram Media.

Ilmika, A., & Ariwibowo, F. (2024). Analisis Proses dan Kendala Transportasi Produk Hortikultura di Indonesia. STUM (Sustainable Transportation and Urban Mobility), 1(1), 1–13. https://www.journal-iasssf.com/index.php/STUM/article/view/350

Jafar, J., & Syam, A. (2023). Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat Dengan Pemberian Mikroorganisme Lokal (Mol) Gamal (Gliricidia Sepium) Dan Limbah Ampas Kelapa Growth Of Land Water Spinach Plants By Providing Local Microorganisms (Mol) Gamal (Gliricidia Sepium) And Coconut Meat Waste. Jurnal Galung Tropika, 12(3), 392–399. https://doi.org/10.31850/jgt.v12i3.1045

Jaya, A. H. (2022). Analisis Sektor-Sektor Basis Dan Non Basis Perekonomian Wilayah Kabupaten Banggai Tahun 2014-2018. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(2), 481–487. https://doi.org/10.29210/020221568

Mahmudi & Kusrini, H. (2019). Seminar Nasional Teknologi Komputer Dan Sains (Sainteks) Analisis Perbandingan Metode AHP Dan AHP-Electre Pada Seleksi Karyawan (Studi Kasus Pt. Gawih Jaya Banjarmasin), Seminar Nasional Teknologi Komputer dan Sains (Sainteks), Pp. 863–867. https://prosiding.seminar-id.com/index.php/sainteks/article/view/243

Mulyawanti, I., & Suryana, E. A. (2024). Strategi Pengurangan Kehilangan Pascapanen Produk Hortikultura. Analisis Kebijakan Pertanian, 22(2), 183–194

Novianti, D. G., & Samadi. (2022). Analisis Faktor Teori Lokasi terhadap Penentuan Lokasi Industri: Tinjauan Literatur dan Implikasinya. Artikel Studi Literatur, Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Jakarta.

Nurlaela, & Abdullah, M. A. (2025). Eksplorasi Potensi Ekonomi Lokal: Sebuah Analisis Komoditas Pertanian Unggulan Melalui Metode Location Quotient Dan Shift Share. Jurnal Agrisistem: Sosek Dan Penyuluhan, 21(1). https://doi.org/10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v21i1.482

Nugroho, C. (2024). Pengantar Sistem Informasi Geografis. Penerbit Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Manado. Isbn: 978-623-88917-1-9.

Putri, P. Y., Witjaksono, A., & Widodo, W. H. S. (2023). Optimalisasi Faktor Produksi Kegiatan Pertanian Tanaman Pangan Dalam Meningkatkan Pendapatan Pertanian Di Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Skripsi. Institut Teknologi Nasional Malang.

Resantie, L., & Santoso, E. B. (2020). Identifikasi Pola Perkembangan Wilayah Di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2009-2020. Jurnal Teknik ITS, 10(2). https://doi.org/10.20961/desa-kota.v6i1.76207.1-13

Rumata, N. A. (2021). Penentuan Wilayah Sentra Industri Komoditas Unggulan Kabupaten Seram Bagian Timur. Jurnal Karajata Engineering, 1(2), 145–152. https://doi.org/10.31850/karajata.v1i2.908

Sartana, B. T., Fadillah, R., Roeswidiah, R., & Achadiani, D. (2020). Penentuan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP): Studi Kasus PT. Jaya Duta Indonesia. Indonesia Journal Information System (IDEALIS), 4, 83–89. https://doi.org/10.36080/idealis.v4i1.2829

Sihombing, P. R., Arsani, A. M., Puspitarini, R. C., & Wiranegara, H. (2024). Analytical Hierarchy Process (AHP) Dalam Berbagai Software. Minhaj Pustaka. Isbn: 978-623-89545-8-2.

Yanti, G., & Sari, K. (2025). Sistem Pendukung Keputusan Berbasis AHP untuk Pemilihan Strategi Pemasaran Digital bagi UMKM. Journal Computer Science dan Information System, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.53514/jco.v5i1.610

Yunita, F., & Rahmawati, F. (2022). Analisis Sektor Basis Dan Pengaruhnya Terhadap Pengeluaran Pemerintah Di Kabupaten Banyuwangi. Ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 7(1), 32. https://doi.org/10.30737/ekonika.v7i1.2331

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Meidi Indah Sari, Cindiah Syahnaz, Dini Nafisatul Mutmainah, & Rahmat Dhandy. (2026). PENENTUAN ALTERNATIF LOKASI INDUSTRI PENGOLAHAN KANGKUNG DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN ANALISIS LOCATION QUOTIENT, ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(4), 507–522. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2721

Issue

Section

##section.default.title##