Stigma Masyarakat Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Dan Dampaknya Terhadap Keberlangsungan Intervensi
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2755Keywords:
community stigma; children with special needs; intervention; inclusive education; qualitative research.Abstract
Stigma masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) masih menjadi permasalahan sosial yang dapat menghambat keberlangsungan intervensi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan anak. Persepsi negatif masyarakat sering kali menimbulkan diskriminasi, pengucilan sosial, serta keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan dan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stigma masyarakat terhadap anak berkebutuhan khusus serta menganalisis dampaknya terhadap keberlangsungan intervensi di Kota Sabang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas tiga orang, yaitu orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, Keuchik Gampong, dan seorang anggota masyarakat. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma negatif terhadap anak berkebutuhan khusus masih ditemukan dalam bentuk pelabelan sebagai beban keluarga, anggapan bahwa anak tidak mampu memperoleh pendidikan, serta keyakinan bahwa kondisi anak merupakan akibat kesalahan orang tua. Stigma tersebut menyebabkan orang tua mengalami rasa malu, menunda pemberian layanan pendidikan, membatasi interaksi sosial anak, serta mengurangi keberlangsungan intervensi yang diperlukan. Di sisi lain, upaya pemerintah gampong melalui sosialisasi, edukasi masyarakat, dan kebijakan yang mendukung pendidikan inklusif terbukti mulai mengubah persepsi masyarakat ke arah yang lebih positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stigma masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberlangsungan intervensi pada anak berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang berkelanjutan antara keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun lingkungan yang inklusif sehingga anak berkebutuhan khusus dapat memperoleh intervensi secara optimal dan berkesinambungan.
References
Akram, H., & Selian, S. N. (2026). Keterlibatan Orang Tua dalam Proses Asesmen Anak dengan Autisme. Intellektika:Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(2), 1–14.
Ambarura, A. E., Gayatina, A. K., & Antonilda Ina, A. (2024). Pengalaman Ibu dalam Mendampingi Kondisi Menarche pada Remaja Putri Penyandang Cerebral Palsy. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1), 503–510. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1242
Aulia, R., & Selian, S. N. (2026). Assesmen Psikososial Terhadap Korban Bullying Pada Anak Dengan Down Syndrome. Jurnal Sultra Elementary School, 7(2), 1595–1608.
Badan Pusat Statistik. (2017). Statistik Penyandang Disabilitas Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. President and Fellows of Harvard College All.
Goffman, E. (1963). Stigma: Notes on the Management of Spoiled Indentity. Prentice-hall, Inc.
Hidayati, R. (2015). Peran Konselor Sekolah Dalam Meningkatkan Konsentrasi Pada Siswa Hiperaktif(ADHD). Refleksi Edukatika.
House, J. S. (1981). Work Stress and Social Support. Addison-Wesley Publishing. In Addison-Wesley Company (Vol. 12, Number 3). Addison-Wesley Company.
Huwaidi, M. T., & Selian, S. N. (2026). Strategi Guru Dalam Mendukung Regulasi Emosi Anak Dengan Autism Spectrum Disorder Muhammad. Intelektual:Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa Dan Akademisi, 2(1), 1–25.
Kamalia, H., & Selian, S. N. (2026). Tantangan dan Praktik Baik dalam Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus Berbasis Pendekatan Humanistik. Journal of Research in Education & Technology, 2(1), 1–11.
Khalefa, E. Y., & Selian, N. (2021). Non-Random Sample Strategy in Qualitative Art-Related Studies. International Journal of Creative and Arts Studies, 8(1), 35–49.
Maulana, Z., & Selian, S. N. (2026). Family and Schools Collaboration in Supporting Childerrn With Specific Learning Disorders. International Journal of Multidisciplinary Reseach, 02(02), 72–82.
Rizkiyani, F., & Selian, S. N. (2025). Paradigma Teoretis dalam Psikologi: Landasan Filsafati, Peluang, dan Limitasi dalam Penelitian dan Praktik Psikologi. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(1), 15–24. https://doi.org/10.23887/jfi.v8i1.81304
Saragih, S. M. B., & Selian, S. N. (2026). Pengalaman Bullying dan Dampaknya terhadap Konsep Diri Anak dengan Disleksia di Sekolah Umum. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 4(2), 1–18.
Selian, S. N. (2023). Asessmen Anak Berkebutuhan Khusus (M. Mawarpury, Ed.; 1st ed.). Syiah Kuala University Press.
Selian, S. N. (2024). Psikologi anak berkebutuhan khusus (R. Rosemary, Ed.; 1st ed.). Syiah Kuala University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











