Peran Rumah Sanggar Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman Bagi Anak Jalanan (Studi Kasus Rumah Sanggar Alang-Alang Surabaya)

Authors

  • Ariska A’yuna Fuadiya Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Muhammad Hasyim Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2793

Keywords:

Peran, Nilai Keislaman, Anak Jalanan

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana peran Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan; dan (2) apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh menghasilkan informasi yang bersifat deskriptif dan menggambarkan kondisi secara alamiah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rumah Singgah Sanggar Alang-Alang Surabaya berperan sebagai fasilitator sekaligus pembimbing dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak jalanan. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti pelaksanaan salat berjamaah, pembelajaran dan pemahaman Al-Qur'an, penerapan hukuman yang bersifat edukatif, penanaman akhlak, serta kegiatan bakti sosial. (2) Faktor-faktor yang mendukung penanaman nilai-nilai Islam meliputi tersedianya berbagai sarana dan prasarana, baik berupa fasilitas fisik, nonfisik, maupun dukungan material, serta adanya kemauan dari anak itu sendiri untuk mengikuti proses pembinaan. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari faktor lingkungan dan faktor internal, terutama yang bersumber dari diri anak itu sendiri

References

QS. Al-Imran [3]: 14

Alavi, H. R. (2021). The Role of Education in Developing Islamic Values. International Education Studies.

Al-Ghozali, Syekh Muhammad. (2015). Segarkan Imanmu. Jakarta: Zaman.

Al-Hanafi, Imam Ibnu Abil Izz.( 2016) Tahdzib Syarah Aqidah Thahawiyah. Terj, Izzudin Kami. Jakarta: Darul Haq.

Alim, Akhmad. Tafsir Pendidikan Islam. t.t: t.p, t.th.

Aptekar, Lewis and Daniel Stoecklin. (2014). Street Children and Homeless Youth. New York. London: Springer.

Arikunto, Suharsimi. (2014) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action. Prentice-Hall.

Barnawi & Arifin. , (2012). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Bertens, K. (1993) .Etika. Jakarta: PT. Gramedia Utama.

Biddle, Bruce J. (1979). Role Theory Expectations, Identities, and Behaviors. London: Academika Press.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Harvard University Press.

Chirzin, Muhammad. (2015). Buku Saku Konsep Dan Hikmah Akidah Islam. Jakarta: Zaman.

Hallahan, D. P & Kauffman, J. M. (2006). Exceptional Children : Introduction to Special Education (International Edition, 10th ed). Boston : Alyn & Bacon.

Halstead, J. M. (2019). Islamic Values: A Distinctive Framework for Moral Education. Journal of Moral Education.

Hamidi. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Malang : UMM Press.

Hurlock, E. B. ( 1999) .Child Development. McGraw-Hill.

Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning. Corwin Press.

Kemendiknas. (2011.) Panduan Pendidikan Karakter. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Kebukuan Kemendiknas.

Lestari, (2010) .Peteduhan Bagi Anak Jalanan. Kompas.

Lickona, T. (1991) .Educating for Character. Bantam Books.

Lubis, Suwardi.( 1987). Metodologi Penelitian Sosial. Medan : USU Prees.

Mahbubi M. (2012). Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Nasution, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurkholis, (2007). M. Mutiara Sholat Berjama’ah Meraih Pahala 27 Derajat. Bandung: Mizania.

Oktiaviana, I. Faktor Lingkungan terhadap Motif Belajar. Skripsi. Universitas Negeri Semarang,

Ridwan, Muhammad dkk. (2015). Kajian Islam Tematik Pendidikan Agama Islam. Samarinda: Academia.

Sangadji, Atta Mamang. (2010). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta.

Suyanto, Bagong Dan Hariadi Sri Sanituti. (1999). Krisis Dan Child Abuse Kajian Sosiologi Tentang Kasus Pelanggaran Hak Anak Dan Anak-Anak Yang Membutuhkan Perlindungan Khusus. Surabaya: Airlangga University Press

Trustisari, Hastin. (2022). Pekerja Sosial pada Anak Jalanan: Kategori Rentan Putus Sekolah di Wilayah Cililitan Jakarta Timur. Jakarta: Mitra Ilmu,

Uno, H. B. , (2011).Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Walker, D. I. (2022). Journal of Character Education, Character Education in the 21st Century.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Ariska A’yuna Fuadiya, & Muhammad Hasyim. (2026). Peran Rumah Sanggar Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman Bagi Anak Jalanan (Studi Kasus Rumah Sanggar Alang-Alang Surabaya). JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(4), 856–868. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2793

Issue

Section

##section.default.title##