Penggunaan Konjungsi Koordinatif pada Karangan Narasi Pengalaman Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026

Authors

  • Oserla Indrinita Naru Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • John Darwis Fallo Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Ronni M. Ndun Universitas Persatuan Guru 1945 NTT
  • Richard Oematan Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2813

Keywords:

Coordinate Conjunctions, Narrative Essay, Personal Experience, Writing Ability

Abstract

This study aims to describe students' ability in using coordinate conjunctions in personal experience narrative essays. This study employs a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through the assignment of writing personal experience narrative essays, which were then analyzed based on scoring guidelines covering five aspects, namely accuracy of meaning, organization/structure, variation of conjunctions, application of punctuation, and coherence of the story. The subjects of this study were 32 students of SMP Negeri 3 Kupang City, consisting of 17 males and 15 females. The results of this study indicate that students' ability in using coordinate conjunctions is still varied. In the aspect of accuracy of meaning, some students have been able to use conjunctions appropriately, but there are still students who use conjunctions excessively, thereby obscuring the meaning of sentences. In the aspect of organization/structure, most students have been able to compose sentences coherently, although sentences that are too long and less effective are still found. In the aspect of variation of conjunctions, some students are still limited in their use of conjunction types, which are dominated by the use of the conjunction "and." In the aspect of punctuation application, several errors are still found in the use of commas (,) and periods (.) which cause the delivery of ideas to become less structured. Meanwhile, in the aspect of story coherence, some students have been able to arrange the storyline in a coherent and logical manner, but the meaningful relationships between sentences in the story still need to be strengthened so that the storyline becomes more cohesive. In terms of percentages, students who obtained scores in the very good category were 11 students (34.4%), the good category were 7 students (21.9%), the fairly good category were 8 students (25%), and the poor category were 6 students (18.8%). The average score they obtained was 73. Thus, the use of coordinate conjunctions in personal experience narrative essays among seventh-grade students of SMP Negeri 3 Kupang City falls into the good category.

References

Astuti, D. W. (2018). Analisis Penggunaan Konjungsi Tugas Merangkum Berita Siswa Kelas Viii C Smp Negeri 2 Kota Jambi Tahun Ajaran 2017/2018. Universitas Batanghari.

Bani, O. D., & Ndun, R. M. (2021). Penggunaan konjungsi antarkalimat dalam paragraf oleh siswa kelas XI SLTA. Kode: Jurnal Bahasa, 10(4), 174–190.

Chaer, A. (2015). Morfologi bahasa Indonesia (Pendekatan proses) (Cet. ke-2). Rineka Cipta.

Desi Wiji Astuti, D. W. A. (2018). Analisis penggunaan konjungsi tugas merangkum berita siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kota Jambi tahun ajaran 2017/2018 [Doctoral dissertation, Universitas Batanghari].

Gunawan, A. M. (2015). Statistik penelitian bidang pendidikan, psikologi dan sosial. Parama Publishing.

Hardiyanti, S. (2021). Penggunaan konjungsi pada teks autobiografi karangan peserta didik kelas X SMK Tlogosari Semarang tahun ajaran 2019/2020. Sasindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2).

Hindun, M. P. (2016). Analisis kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif dalam karangan narasi siswa kelas VII MTsN 2 Ciganjur Jakarta Selatan [Bachelor's thesis].

Jauhari, H. (2023). Terampil mengarang: Dari persiapan hingga presentasi, dari opini hingga sastra. Nuansa Cendekia.

Kartika, D. (2018). Analisis fukugoudoushi~ te iru (kajian sintaksis). Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya, 16.

Keraf, G. (2016). Argumentasi dan narasi (Komposisi lanjutan III). PT Gramedia.

Lamuddin, F. (2019). Penerapan pembelajaran aktif dengan media Circle Picture Series (CPS) untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi (Penelitian pada siswa kelas 5 di SD Negeri Blondo 3 Kabupaten Magelang) [Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Magelang].

Mahsusi, J., et al. (2023). Meningkatkan keterampilan menulis cerita menggunakan media gambar pada anak-anak usia 9–12 tahun di Taman Baca Masyarakat Hamfara 96 Tembilahan. CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 1(1), 13–18.

Mujiati, L. S. (2019). Wujud konjungsi dalam karangan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Banda Maluku Tengah. PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 5(1), 20–31.

Rahardi, K. (2015). Menemukan hakikat konteks pragmatik. In Prasasti: Conference Series (pp. 17–23).

Rasmijah, R. (2018). Kemampuan siswa menggunakan konjungsi intrakalimat dan ekstrakalimat dalam karangan narasi. Edu-Kata, 4(1), 65–70.

Rasjid Sartuni, dkk. (2016). Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi. Nina Dinamika.

Romadhan, M. N., & Wicaksono, A. (2023). Kesalahan penggunaan konjungsi dalam surat kabar online Lampung Post edisi Januari 2023. Warahan: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 475–482.

Saadi, M. L. (2015). Kongjungsi Dalam Karangan Siswa Kelas Ix Smp Negeri Banda Maluku Tengah. Universitas Negeri Malang.

Setyawan, A., & Ngalim, A. (2020). Analisis kesalahan penggunaan konjungsi pada karangan narasi siswa kelas VIII di SMP N 2 Kalijambe tahun pelajaran 2016/2017 [Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Sipayung, R. (2021). Hubungan pemahaman membaca dengan kemampuan menulis paragraf narasi siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Tani 095234 tahun ajaran 2020/2021 [Dissertation, Universitas Quality].

Sulasmi, S., & Sabardila, A. (2019). Analisis penggunaan konjungsi koordinatif dan subordinatif pada terjemahan Alquran surat Al-Ma'idah [Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Vitra S, R. A. (2022). Konjungsi pada karangan eksplanasi siswa kelas VII i SMP Laboratorium UM tahun ajaran 2021/2022 [Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang].

Wahyu Wibowo. (2017). Manajemen bahasa: Pengorganisasian karangan pragmatik dalam bahasa Indonesia untuk mahasiswa dan praktisi bisnis (Cet. ke-2). PT Gramedia Pustaka Utama.

Wati, S. H., & Sudigdo, A. (2019). Keterampilan menulis karangan narasi sejarah melalui model pembelajaran mind mapping bagi siswa sekolah dasar. In Prosiding Seminar Nasional PGSD UST.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Oserla Indrinita Naru, John Darwis Fallo, Ronni M. Ndun, & Richard Oematan. (2026). Penggunaan Konjungsi Koordinatif pada Karangan Narasi Pengalaman Pribadi Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(4), 956–971. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2813

Issue

Section

##section.default.title##