Konstruksi Wacana Konsumsi dalam Konten Promosi Merek Lokal Nyemil Saji yang Menampilkan Fuji di TikTok

Authors

  • Dwi Marcha Universitas Negeri Surabaya
  • Febriandita Tedjomurti Universitas Negeri Surabaya
  • Diyah Utami Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.2901

Keywords:

Analisis Wacana Kritis, Influencer, Merek Lokal, TikTok

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi wacana konsumsi dalam konten promosi basreng rendang Nyemil Saji yang menampilkan Fuji di TikTok, dengan menyoroti penggunaan bahasa, visual, citra influencer, dan respons audiens dalam menciptakan kepercayaan terhadap produk. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Data didapatkan melalui observasi tidak langsung dan dokumentasi terhadap satu video promosi yang diunggah melalui akun TikTok @nyemil.saji, serta 29 komentar yang dipilih secara purposif dari 1.387 komentar. Data yang dianalisis meliputi tuturan, caption, hashtag, visual produk, ekspresi wajah, gerak tubuh, serta tanggapan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi teks, pilihan kata, tampilan produk, serta ekspresi Fuji membentuk citra basreng rendang sebagai produk yang enak, renyah, terjangkau, berlimpah, dan layak untuk dicoba. Pada dimensi praktik wacana, gaya ulasan personal membuat pesan komersial terasa menyerupai pengalaman sehari-hari dan dapat memperkuat kepercayaan sebagian audiens. Pada dimensi praktik sosial budaya, popularitas influencer, budaya rekomendasi, viralitas, dan interaksi pengguna juga menormalisasi konsumsi sebagai bagian dari tren digital. Temuan ini menegaskan bahwa promosi influencer tidak hanya berfungsi memperkenalkan produk, melainkan juga menjadi praktik sosial yang membentuk makna konsumsi. Penelitian selanjutnya disarankan membandingkan beberapa konten, influencer, atau merek lokal untuk untuk memperluas pemahaman mengenai konsumsi wacana di media sosial..

References

Akbar, A. (2025, 9 Juli). Pakai influencer, merek bisa balik modal belasan kali lipat. Tirto.id. https://tirto.id/influencer-marketing-roi-tinggi-hd4F

Akbar, R., Muqsith, MA, & Ayuningtyas, F. (2024). TikTok Shop sebagai bentuk realistis konstruksi sosial teknologi media baru. Jurnal Pendidikan, Humaniora dan Ilmu Sosial (JEHSS), 7 (1), 210–220. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i1.2301

Anisah, L. (2025, 27 September). Hobi antarkan Aya membangun bisnis Nyemil Saji. Kontan. https://peluangusaha.kontan.co.id/news/hobi-antarkan-aya-membangun-bisnis-nyemil-saji

Asri, AD, & Nurhayati. (2024). Ideologi konsumerisme pada poster iklan minuman: Analisis wacana kritis Norman Fairclough. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10 (1), 691–700. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3296

Efendi, AN, & Mubayyamah. (2023). Praktik sosial budaya pada berita berani rencana DPR mencetak uang untuk menanggulangi dampak Covid-19. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 12 (1), 138–151. https://doi.org/10.26499/rnh.v12i1.2788

Fairclough, N. (1995). Analisis wacana kritis: Studi kritis tentang bahasa. Longman.

Husna, AH, & Mairita, D. (2024). Gen Z dan perilaku konsumsi konten influencer di TikTok. Jurnal Riset Komunikasi, 7 (1), 86–100. https://doi.org/10.38194/jurkom.v7i

Islam, MA, & Nurhayati. (2022). Peranan konten media sosial TikTok sebagai media promosi Dedado Batik di Surabaya. Jurnal Barik, 3 (2), 112–124. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/

Juliasari, A., Malihah, I., & Hidayati, LA (2022). Efektivitas penggunaan media sosial TikTok sebagai media pemasaran akun @somethincofficial. JKOMDIS: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial, 2 (2), 260–265. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v2i2.368

Kusuma, AA, & Pudrianisa, SLG (2024). Pengaruh iklan dan harga di TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Sleman Yogyakarta. Jurnal Pewarta Indonesia, 6 (1), 65–77. https://doi.org/10.25008/jpi.v6i1.153

Mediana, C. (2026, 12 Februari). Indonesia menjadi pasar terbesar kedua bagi TikTok Shop. Kompas.id. https://www.kompas.id/artikel/indonesia-menjadi-pasar-terbesar-kedua-bagi-tiktok-shop

Baru. (2026, 15 Februari). Indonesia jadi negara pengguna TikTok terbanyak di dunia 2025. Dataloka.id. https://dataloka.id/humaniora/4424/indonesia-jadi-negara-pengguna-tiktok-terbanyak-di-dunia-2025/

Nur, ZMA, Wuri, W., & Citra, WYA (2023). TikTok sebagai media sosial populer untuk komunikasi bisnis. Ide Sintaks, 5 (10). https://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/download/2593/1567

Ramadhina, EN (2023). Komunikasi pemasaran basreng rendang Nyemil Saji melalui TikTok: Kajian pada akun Nyemil Saji [Skripsi sarjana, Universitas Nasional]. https://repositori.unas.ac.id

Sulistianti, RA, & Sugiarta, N. (2022). Konstruksi sosial konsumen online shop di media sosial TikTok: Studi fenomenologi tentang konstruksi sosial konsumen generasi Z pada online shop Smilegoddess di media sosial TikTok. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6 (1), 3456–3466. https://doi.org/10.58258/jisip.v6i1.2861

Syukur, M., & Salsabila, S. (2022). Dampak influencer: Solusi produsen dalam mempromosikan produk. Jurnal Istiqro, 8 (2), 129–140. https://doi.org/10.30739/istiqro.v8i2.1502

Wira, SW, Yunandhityo, RA, & Ghifari, F. (2023). Model produksi konten TikTok untuk promosi produk @silverfank. Jurnal Audiens, 4 (3), 371–382. https://doi.org/10.18196/jas.v4i3.56

Yusuf, AM (2017). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Dwi Marcha, Febriandita Tedjomurti, & Diyah Utami. (2026). Konstruksi Wacana Konsumsi dalam Konten Promosi Merek Lokal Nyemil Saji yang Menampilkan Fuji di TikTok. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(5), 301–315. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.2901

Issue

Section

##section.default.title##