Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Potensi Desa Wisata Di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

Authors

  • Paisal Topan Nugraha Universitas Galuh
  • Asep Nurwanda Universitas Galuh
  • Agus Nurulsyam Suparman Universitas Galuh

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.2906

Keywords:

Village Government Role, Tourism Village, Tourism Village Potential Development

Abstract

This study is motivated by the suboptimal role of the Village Government in developing the tourism village potential in Bangunharja Village, Cisaga District, Ciamis Regency. This issue is evident from the uneven dissemination of tourism village policies, suboptimal coordination with stakeholders, inconsistent community participation, limited facilities and infrastructure, uneven human resource capacity building, and suboptimal provision and management of tourism village information. The study aims to examine the Village Government's role in developing tourism village potential in Bangunharja Village, the obstacles encountered, and the efforts made to overcome them. A descriptive method with a qualitative approach was employed. Seven informants participated in the study, comprising the Village Head, the Village Consultative Body, the Head of the Government Affairs Section, the Head of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), the Head of the Youth Organization (Karang Taruna), the Head of the Community Empowerment Institution, and community members. Data collection involved observation, interviews, and documentation, while data analysis utilized the Miles, Huberman, and Saldana model, encompassing data condensation, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the Village Government's role in developing tourism village potential in Bangunharja Village has not yet functioned optimally. Regarding the role of mediator, the village government has conducted outreach, coordinated activities, and encouraged community participation; however, these efforts are hindered by uneven information dissemination and low involvement among some community members. Regarding the role of facilitator, the village government has undertaken human resource capacity building, provided facilities and infrastructure, and managed tourism village data. Nevertheless, implementation is constrained by budget limitations, uneven training distribution, inadequate facilities, and suboptimal public information management. Efforts undertaken include increasing outreach, strengthening coordination, expanding cooperation with various parties, conducting training, developing facilities and infrastructure in stages, and optimizing the management of tourism village data and information.

References

Sumber Buku :

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.

Adi, R. (2012). Sosiologi untuk Pembangunan: Kajian Proses Sosial dalam Masyarakat. Jakarta: Rajawali Press.

Arafat, A. (2023). Kebijakan publik: Teori dan praktik. PT Literasi Nusantara Abadi Grup.

Fandeli,Chafid. (2002). Perencanaan Kepariwisataan Alam. Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Bulaksusmur, Yogyakarta.

Harahap, dkk. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung: Balai Pustaka.

Hidayaturrahman, M., Moerod, M., Laily, N., Wisman, Y., Goa, L., Derung, T. N., Sugiantiningsih, A. A. P., Yahya, H. M., Agusrianto, E., & Handayani, E. (2020). Teori sosial empirik: Untuk penelitian ilmiah (skripsi, tesis dan disertasi). Edulitera.

Margayaningsih, Dwi Iriani. (2018). Peran Masyarakat dalam Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Desa, Jakarta: Publiciana.

Mulyati, T., Susilo, H., Rohmatiah, A., & Haryani, A. T. (2022). Membangun desa wisata: Sinergi antara potensi & pemberdayaan. Penerbit Lakeisha.

Ndraha, Taliziduhu. (2010). Metodelogi Ilmu Pemerintahan. Jakarta, Rineka Cipta.

Ramdhan, M. (2021). Metode Penelitian. Surabaya: Cipta Media Nusantara.

Silalahi, Ulber. (2018). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Siswanto, Thoha (2020). Kepemimpinan dalam manajemen. PT. Rajagrafindo Persada, Kota Depok.

Soekanto, Soejono (1990). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tersiana, A. (2018). Metode Penelitian. Yogyakarta: Start Up.

Widjaja, H.A.W (2009). Otonomi Desa: Merupakan Otonomi yang Asli, Bulat dan Utuh. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Zubaidah & Risnawati (2016). Psikologi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: PT Plosokuning.

Sumber Jurnal dan Skripsi:

Agustina, Lidya (2009). Pengaruh Konflik Peran, Ketidakjelasan Peran, dan Kelebihan Peran terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Auditor. Penelitian Kantor Akuntan Publik yang Bermitra Dengan Kantor Akuntan Publik Big Four di Wilayah DKI Jakarta. Universitas Kristen Maranatha. Vol. 1 No. 1, hal. 40-69.

Alfianto, F. Y. (2021). Peran pemerintah desa dalam pengembangan desa wisata di Pakuncen. Paradigma, 10(1).

Al-Ghani, N. S. S., Nurwanda, A., & Endah, K. (2025). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN WISATA JOJOGAN DI DESA CINTARATU KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(5), 827-833.

Fahira, N. S., Umar, R., & Habibi, M. M. (2022). Peran Pemerintah desa Purworejo dalam pengembangan wisata alam sumber complang Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 2(3), 291-303.

Nashrullah, M., Maharani, O., Rohman, A., Fahyuni, E. F., Nurdyansyah, & Untari, R. S. (2023). Metodologi penelitian pendidikan: Prosedur penelitian, subyek penelitian, dan pengembangan teknik pengumpulan data (Cetakan pertama). UMSIDA Press.

Nursetiawan, I., & Garis, R. R. (2019). Identifikasi potensi desa wisata di Kabupaten Ciamis berbasis community based tourism. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 6(4), 339–348. Universitas Galuh.

Nurwanda, A. (2020). Analisis Potensi Agrowisata Di Kabupaten Ciamis. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 7(3), 485-489.

Nurwanda, A., & Badriah, E. (2020). Analisis Program Inovasi Desa Dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi Lokal Oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (PID) Di Desa Bangunharja Kabupaten Ciamis. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 7(1), 68-75.

Nurwanda, A., Badriah, E., & Nursetiawan, I. (2020). Memahami Kebijakan Pengembangan Agrowisata di Kabupaten Ciamis: Dinamika Sumber Daya Alam Lokal Dan Kebudayaan. Jurnal Politik Pemerintahan Dharma Praja, 136-149.

Putra, A. F. P., Nurwanda, A., & Endah, K. (2025). Peran Pemerintah Desa Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Sedekan River Tubing Sungai Cileueur di Desa Mekarjadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 3(5), 869-878.

Sugiman, S. (2018). Pemerintahan desa. Binamulia Hukum, 7(1), 82-95.

Yeti, Yudiyanti. (2014). Peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Dalam Membangun Pariwisata Berbasis Masyarakat. Skripsi, (Sommunity Based Tourism).

Syaifudin, M. Y. 2022. Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Wisata (Studi di Desa Jurug Kabupaten Ponorogo). Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Dokumen, Website, & Peraturan :

Berita Lokal. (2025). Tradisi dan potensi wisata budaya Desa Bangunharja. Ciamis: Media Lokal Jawa Barat.

Desa Bangunharja. (2024). Profil dan potensi Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Pemerintah Desa Bangunharja.

Insiden24. (2025, Mei 18). Potensi wisata Desa Bangunharja Ciamis: Pesona alam, budaya, dan kuliner khas yang memikat.

Jadesta Kemenpar. (2024). Data Desa Wisata Indonesia tahun 2024. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kemenparekraf. (2021). Panduan pengembangan desa wisata berkelanjutan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021, Mei 4). Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021: Desa Wisata cerminan harapan akan kebangkitan parekraf pascapandemi.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 3 Tahun 2022 tentang Petunjuk Operasional Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pariwisata.

Lintas Priangan. (2025). Fun tubing dan daya tarik wisata alam Desa Bangunharja. Media Online Priangan Timur.

Peraturan Bupati Ciamis Nomor 68 Tahun 2020 tentang Desa Wisata.

Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 9 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kepariwisataan dan Usaha Pariwisata.

Peraturan Pemerintahm Nomor 50 Tahun 2010 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 sampai 2025

Suryana, H. (2023). Laporan observasi obyek wisata dan situs bersejarah di wilayah sekitar Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga. Scribd.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 mengenai Desa

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Paisal Topan Nugraha, Asep Nurwanda, & Agus Nurulsyam Suparman. (2026). Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Potensi Desa Wisata Di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(5), 189–202. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.2906

Issue

Section

##section.default.title##