HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI MENGONSUMSI DEEP FRYING FASTFOOD DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.2911Keywords:
Dismenore, Frekuensi, Konsumsi, Deep frying fast food, Remaja PutriAbstract
Lebih dari 50% wanita di semua negara menderita nyeri haid. Di Indonesia angka kejadian dismenorea adalah 64,25%. Beberapa studi menyebutkan dismenore menyebabkan penurunan produktivitas setiap tahun, yaitu sekitar 14% remaja sering bolos sekolah yang di sebabkan oleh dismenore. Terdapat beberapa faktor risiko dismenore di antaranya adalah mengonsumsi deep frying fast food. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara frekuensi mengonsumsi deep frying fast food dengan kejadian dismenore pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik komparatif dengan desain cross sectional. Populasi Penelitian sebanyak 105 orang dengan Sampel penelitian sebanyak 83 orang yang diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan chi-square. Berdasarkan hasil uji analisis chi-square hubungan antara Frekuensi Konsumsi Deep Frying Fast Food dan Dismenore pada Remaja Putri diperoleh nilai p-value = 0,005 yang lebih kecil dari α=0,05, sehingga dapat disimpulkan Terdapat Hubungan Frekuensi Konsumsi Deep Frying Fast Food, dan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memaksimalkan program pendidikan kesehatan khususnya kesehatan reproduksi pada remaja putri dengan cara memberikan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi pada remaja dan penyuluhan tentang konsumsi fast food yang sesuai dengan kaidah gizi seimbang, untuk mencegah atau mengurangi kejadian dismenore.
References
Andriyani, R., & Mudjiyanti, R. (2017). Pengaruh Tingkat Profitabilitas, Leverage, Jumlah Dewan Komisaris Independen Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Pengungkapan Internet Financial Reporting (IFR) di Bursa Efek Indonesia. Kompartemen Jurnal Ilmiah Akuntansi, XV(1), 67–81. Diambil dari http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/kompartemen/article/view/1380
Astuti, N. D. (2014). Hubungan frekuensi konsumsi fast food dan status gizi dengan usia menarche dini pada siswi sekolah dasar di Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Bajalan, Z., Alimoradi, Z., & Moafi, F. (2019). Nutrition as a Potential Factor of Primary Dysmenorrhea: A Systematic Review of Observational Studies. Gynecologic and obstetric investigation, 84(3), 209–224. https://doi.org/10.1159/000495408
Barcikowska, Z., Rajkowska-Labon, E., Grzybowska, M. E., Hansdorfer-Korzon, R., & Zorena, K. (2020). Inflammatory Markers in Dysmenorrhea and Therapeutic Options. International journal of environmental research and public health, 17(4). https://doi.org/10.3390/IJERPH17041191
Femi-Agboola, D. M., Sekoni, O. O., & Goodman, O. O. (2017). Dysmenorrhea and Its Effects on School Absenteeism and School Activities among Adolescents in Selected Secondary Schools in Ibadan, Nigeria. Nigerian Medical Journal : Journal of the Nigeria Medical Association, 58(4), 143. https://doi.org/10.4103/NMJ.NMJ_47_17
Fujiwara, T., Sato, N., Awaji, H., Sakamoto, H., & Nakata, R. (2009). Skipping breakfast adversely affects menstrual disorders in young college students. International journal of food sciences and nutrition, 60 Suppl 6(SUPPL. 6), 23–31. https://doi.org/10.1080/09637480802260998
Gagua, T., Tkeshelashvili, B., & Gagua, D. (2012). Primary dysmenorrhea: prevalence in adolescent population of Tbilisi, Georgia and risk factors. Journal of the Turkish German Gynecological Association, 13(3), 162. https://doi.org/10.5152/JTGGA.2012.21
Indahwati, A. N., Muftiana, E., & Purwaningroom, D. L. (2017). Hubungan Mengonsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri di SMP N 1 Ponorogo. Indonesian Journal for Health Sciences, 1(2), 7. https://doi.org/10.24269/ijhs.v1i2.612
Kabir, A., Miah, S., & Islam, A. (2018). Factors influencing eating behavior and dietary intake among resident students in a public university in Bangladesh: A qualitative study. PloS one, 13(6). https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PONE.0198801
Khodijah, S., & Herfanda, E. (2017). Pengaruh Pemberian Air Kelapa Hijau terhadap Penurunan Nyeri Dismenore pada Mahasiswa Prodi DIV Bidan Pendidik di Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Klein, J. R., & Litt, I. F. (2018). Epidemiology of adolescent dysmenorrhea. Pediatrics, 68(5), 661–664.
Latthe, P., Mignini, L., Gray, R., Hills, R., & Khan, K. (2006). Factors predisposing women to chronic pelvic pain: systematic review. BMJ (Clinical research ed.), 332(7544), 749–751. https://doi.org/10.1136/BMJ.38748.697465.55
Najafi, N., Khalkhali, H., Moghaddam Tabrizi, F., & Zarrin, R. (2018). Major dietary patterns in relation to menstrual pain: a nested case control study. BMC women’s health, 18(1). https://doi.org/10.1186/S12905-018-0558-4
Negi, S., Koreeda, D., Kobayashi, S., Yano, T., Tatsuta, K., Mima, T., … Ohya, M. (2018). Acute kidney injury: Epidemiology, outcomes, complications, and therapeutic strategies. Seminars in dialysis, 31(5), 519–527. https://doi.org/10.1111/SDI.12705
Notoadmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (3 ed.). Jakarta: PT Rineka Cipta.
Pramanik, P., & Dhar, A. (2014). Impact of Fast Foods on Menstrual Health of School Going Adolescent Girls in West Bengal, Eastern India. Global Journal of Biology, Agriculture & Health Sciences, 3(1), 61–66.
Putri, M. S. (2018). Prevalensi dan manajemen dismenore pada remaja putri di kecamatan bangko kota bagansiapiapi kabupaten rokan hilir. Pekanbaru: PSIK UR.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Suryono. (2011). Metodelogi penelitian kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendekia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











