Kepribadian Tokoh Baridin (Yono) dalam Drama Tarling Kemat Jaran Goyang: Perspektif Abraham Maslow
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.2947Keywords:
kepribadian tokoh, psikologi sastra, Abraham Maslow, drama tarlingAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepribadian tokoh Baridin (Yono) dalam Drama Tarling Kemat Jaran Goyang serta menjelaskan pemenuhan hierarki kebutuhan Abraham Maslow yang memengaruhi kepribadiannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian berupa dialog, tindakan, perilaku, konflik, dan peristiwa yang berkaitan dengan tokoh Baridin (Yono) yang terdapat dalam video Drama Tarling Kemat Jaran Goyang produksi AJ Production. Data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baridin (Yono) memiliki karakter setia, gigih, rendah hati, dan patuh. Berdasarkan teori psikologi humanistik Abraham Maslow, kebutuhan yang paling dominan memengaruhi kepribadian Baridin (Yono) adalah kebutuhan cinta dan rasa memiliki serta kebutuhan penghargaan. Kegagalan memenuhi kedua kebutuhan tersebut menyebabkan konflik batin, kekecewaan, dan tekanan psikologis yang memengaruhi perilaku tokoh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teori Abraham Maslow relevan digunakan untuk menjelaskan hubungan antara pemenuhan kebutuhan psikologis dengan pembentukan kepribadian tokoh dalam karya sastra, khususnya drama tarling sebagai salah satu bentuk sastra daerah
References
Abrams, M. H. (1999). A glossary of literary terms (7th ed.). Heinle & Heinle.
AJ Production. (2024, January 15). Drama Tarling Kemat Jaran Goyang [Video]. YouTube. https://youtu.be/IaO9O9V68ak Surat Dahlan
Amalia, N., & Yulianingsih, S. (2020). Kajian psikologis humanistik Abraham Maslow pada tokoh utama dalam novel karya Khrisna Pabichara. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 149–156. https://doi.org/10.22236/imajeri.v2i2.5092
Aprilina, D. N., Juidah, I., Nasihin, A., & Bahri, S. (2025). Kebutuhan tokoh utama dalam novel Azzamine karya Sophie Aulia: Kajian psikologi humanistik Abraham Maslow. Sastranesia: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 113–127. https://doi.org/10.32682/q90tzy71
Aulia, A., Pauji, D. R., & Rachmawati, K. (2025). Hierarki kebutuhan tokoh utama dalam novel LukaCita karya Valerie Patkar: Kajian psikologi humanistik Abraham Maslow. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(3). https://doi.org/10.31000/lgrm.v13i3.13030
Damono, S. D. (2020). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Editum.
Dirmawati, D., & Saadillah, S. (2022). Kode aksi naskah drama Sang Mandor karya Rahman Arge. MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(1), 130–140. https://doi.org/10.36815/matapena.v5i1.1844
Endraswara, S. (2013). Metodologi penelitian psikologi sastra. CAPS (Center for Academic Publishing Service).
Feist, J., Feist, G. J., & Roberts, T. A. (2021). Theories of personality (10th ed.).
McGraw-Hill Education.
Harymawan, R. M. A. (1988). Dramaturgi. Rosda Karya.
Jumiati, J., Sapiin, H., & Qodri, M. S. (2022). Analisis psikologis tokoh utama dalam novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan: Tinjauan psikologi humanistik Abraham Maslow. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3B), 1620–1626. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3b.819
Kholishoh, K. (2025). Kajian drama tarling sebagai representasi kehidupan masyarakat pesisir Cirebon–Indramayu. Jurnal Kajian Sastra Daerah, 7(1), 37–45.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Lubis, S. S. W. (2016). Sastra daerah dalam muatan pembelajaran Bahasa Indonesia di MI.
Maslow, A. H. (1970). Motivation and personality (2nd ed.). Harper & Row.
Minderop, A. (2018). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi (Edisi revisi). Gadjah Mada University Press.
Pudentia, M. P. S. S. (2015). Metodologi kajian tradisi lisan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Rahmanto, B. (2004). Metode pengajaran sastra. Kanisius.
Ratna, N. K. (2011). Antropologi sastra: Peranan unsur-unsur kebudayaan dalam proses kreatif. Pustaka Pelajar.
Ratna, N. K. (2020). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar. Rohmana, J. A. (2017). Sejarah dan budaya Cirebon. Pusat Studi Sunda.
Rusli, R., Subaweh, A. M., & Sholeh, M. (2025). Exploring humanity in Mega-Mega Arifin C. Noer through humanistic psychology. Journal of General Education and Humanities, 4(3), 867–880. https://doi.org/10.58421/gehu.v4i3.555
Sahir, S. H. (2017). Metodologi penelitian. KBM Indonesia.
Saroni, S. (2020). Revitalisasi drama tarling sebagai media pelestarian budaya melalui pelatihan bagi siswa SMA. Jurnal Seni dan Budaya, 5(2), 176–185.
Saroni, S., & Winata, W. (2020). Drama tarling sebagai media hiburan dan pelestarian budaya masyarakat. Jurnal Seni Tradisi, 4(1), 50–59.
Schultz, D. P., & Schultz, S. E. (2017). Theories of personality (11th ed.). Cengage Learning
Sedyawati, E. (2014). Kebudayaan di Nusantara: Dari keris, tor-tor sampai industri budaya. Komunitas Bambu.
Semi, M. A. (2012). Metode penelitian sastra. Angkasa.
Soedarsono. (2002). Seni pertunjukan Indonesia di era globalisasi. Gadjah Mada University Press.
Stanton, R. (2012). Teori fiksi (Sugihastuti & R. A. Al Irsyad, Trans.). Pustaka Pelajar. (Karya asli diterbitkan 1965)
Sudikan, S. Y. (2015). Metode penelitian sastra lisan. Citra Wacana.
Sumardjo, J. (2001). Perkembangan teater modern dan sastra drama Indonesia. STSI Press.
Suanda, E. (2014). Teater rakyat Jawa Barat. Kiblat Buku Utama.
Teeuw, A. (2015). Sastra dan ilmu sastra. Dunia Pustaka Jaya.
Waluyo, H. J. (2017). Drama: Teori dan pengajarannya. Hanindita Graha Widya.
Wardani, F. Z., Murniviyanti, L., & Armariena, D. N. (2022). Kepribadian dan aktualisasi diri tokoh utama dalam novel The Midnight Library karya Matt Haig: Teori psikologi humanistik Abraham Maslow. ANTHOR: Education and Learning Journal, 1(5), 276–281. https://doi.org/10.31004/anthor.v1i5.77
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Theory of literature. Penguin Books.
Wiyatmi. (2011). Psikologi sastra: Teori dan aplikasinya. Kanwa Publisher.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











