HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI TERHADAP AGRESIVITAS PADA REMAJA DENGAN PEER PRESSURE SEBAGAI MODERATOR
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i5.3015Keywords:
agresivitas, moderasi, peer pressure, regulasi emosi, remajaAbstract
Agresivitas merupakan salah satu bentuk perilaku yang sering muncul pada masa remaja dan dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Regulasi emosi sebagai faktor internal berperan dalam mengendalikan perilaku agresif, sedangkan peer pressure sebagai faktor eksternal diduga dapat memengaruhi hubungan antara regulasi emosi dan agresivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan agresivitas pada remaja serta menguji peran peer pressure sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 355 remaja berusia 15–19 tahun yang berdomisili di Pasuruan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross (2014), skala agresivitas berdasarkan Buss dan Perry (1992), serta skala peer pressure berdasarkan Clasen dan Brown (1986). Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linier Sederhana dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan agresivitas pada remaja, sehingga semakin tinggi kemampuan regulasi emosi maka semakin rendah tingkat agresivitas. Sebaliknya, peer pressure memiliki hubungan positif dengan agresivitas, yang berarti semakin tinggi tekanan teman sebaya maka semakin tinggi kecenderungan perilaku agresif. Hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa peer pressure berperan sebagai variabel moderator yang memperlemah pengaruh regulasi emosi dalam menurunkan agresivitas. Dengan demikian, pada kondisi tekanan teman sebaya yang tinggi, kemampuan regulasi emosi menjadi kurang efektif dalam mengendalikan perilaku agresif. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial, khususnya tekanan teman sebaya, merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan perilaku agresif pada remaja.
References
Aurellia, S., & Indrawati, E. (2024). Hubungan antara Kematangan Emosi dan Pola Asuh Otoriter dengan Perilaku Agresif Siswa di SMAN 1 Jambi. Psikologi Kreatif Inovatif, 4(1), 38–46. https://doi.org/10.37817/psikologikreatifino vatif.v4i1.3271
Azzahra, S. (2024). Hubungan Tekanan Teman Sebaya dengan Perilaku Agresif Siswa di SMKN 1
Buss, A. H., & Perry, M. (1992). The aggression questionnaire. Journal of personality and social psychology, 63(3), 452.
Darwis, A. S., & Suhaeb, F. W. (2021). Gaya Hidup Remaja Pekerja Seks Komersial. Jurnal Sosialisasi, 8(2), 117–127.
Ferdiansa, G., & Neviyarni S. (2020). Analisis Perilaku Agresi Siswa. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 5(2), 8–12. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29210/3003618000
Gratz, K. L., & Roemer, L. (2003). Multidimensional assessment of emotion regulation and dysregulation: Development, factor structure, and initial validation of the difficulties in emotion regulation scale. Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment, 14.
Gross, J. J. (2014). Handbook of Emotion Regulation (2nd ed). New York: Guilford Press.
Gross, J. J., & John, O. P. (2003). Individual Differences In Two Emotion Regulation Processes: Implications for Affect, Relationships, and Well-Being. Journal of Personality and Social Psychology, 85(2), 348-362. https://doi.org/10.1037/0022-3514.85.2.348.
Gross, J. J., & Thompson, R. A. (2007). Emotion regulation. handbook of emotion regulation. Guilford Publication.
Hardining, S., & Erliana, Y. D. (2023). Pengaruh Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Perilaku Agresif Remaja. Jurnal Psimawa, 6(1), 41–50. https://doi.org/10.36761/jp.v6i1.2943
Hardining, S., & Erliana, Y. D. (2023). Pengaruh Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Perilaku Agresif Remaja. Jurnal Psimawa, 6(1), 41–50. https://doi.org/10.36761/jp.v6i1.2943
Kemenko PMK. (2023, November 20). Penguatan Koordinasi Lintas Kementerian/Lembaga dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kustanto, N. D., & Khoirunnisa, R. N. (2022). Hubungan Antara Peer Attachment Dengan Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Jurnal Penelitian Psikologi, 9(5), 134–142.
Purnawan, Ragil Adi, & Situmurang, N. Z. (2021). Peranan Regulasi Emosi, Kontrol Diri, Penerimaan Diri terhadap Perilaku Agresif Siswa SMP di Yogyakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(1), 205–212. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1 595
Rahmadhony, Samurya. 2020. “The Effectiveness of Emotion Regulation Training to Reduce Bullying Behavior in 3(6), Middle 5150–5160. School Students.” Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA 12(2), 169– 78. doi://doi.org/10.31289/analitika.v12i2.3733
Raviyoga, T. T., & Marheni, A. (2019). Hubungan Kematangan Emosi dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Agresivitas Remaja di SMAN 3 Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 44–55.
Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development (Seventeenth edition ed.). NY: McGraw-Hill Education.
Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th Ed.). New York: Mcgraw-Hill Publication
Santrock, John W. (2007). Perkembangan Anak. Jilid 1 Edisi kesebelas. Jakarta : PT. Erlangga.
Sari, F. S., Sulistyaningsih, S., Batubara, I. M. S., Eagle, M. J., & Rosyida, R. W. (2022). Anxiety and Aggressive Behavior in Adolescents: A Correlational Study. IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices), 6(2), 65–71. https://doi.org/10.18196/ijnp.v6i2.16711
Sunarjo, I. S., Aspin, & Husaini, L. O. (2022). Konformitas Teman Sebaya Dengan Perilaku Agresif Remaja. Jurnal Sublimapsi, 3(3), 219–228. https://ojs.uho.ac.id/index.php/sublimapsi/article/view/26688
Yusuf, P. M., & Kristiana, I. F. (2017). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Empati, 7(3), 98–104.
Zahrani, & Ambarini, T. K. (2019). Pelatihan Kontrol Diri untuk Menurunkan Perilaku Agresif Siswa. Analitika, 11(2), 104–113. https://doi.org/10.31289/analitika.v11i2.279 8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











