Pengaruh Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Daerah Terpencil di Indonesia: Tinjauan Literatur

Authors

  • Atsna Roudhoh Universitas Jenderal Soedirman
  • Dian Isnawati Universitas Jenderal Soedirman
  • Aldila Krisnaresanti Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.61722/jemba.v3i4.2483

Keywords:

Pengangguran, Kemiskinan, Daerah Terpencil, Indeks Pembangunan Manusia, Tinjauan Pustaka

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti dampak pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di daerah terbelakang di Indonesia melalui pendekatan tinjauan pustaka. Sumber data meliputi sepuluh artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2017 dan 2026, yang diperoleh dari Google Scholar dan jurnal terakreditasi Sinta 1–5. Sintesis hasil menunjukkan bahwa pengangguran memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kemiskinan di sebagian besar daerah yang diteliti, meskipun polanya bervariasi di berbagai daerah. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IMB) dan akses pendidikan telah terbukti menjadi strategi paling efektif untuk mengurangi kemiskinan, sementara pertumbuhan ekonomi belum mampu secara langsung mengurangi kemiskinan karena dominasi sektor informal yang berproduktivitas rendah. Mengingat sifat struktural dan multidimensional kemiskinan di daerah terbelakang, diperlukan kebijakan terpadu yang mencakup pengembangan sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, dan implementasi kebijakan tindakan afirmatif yang konsisten sebagai landasan pengentasan kemiskinan berbasis bukti di daerah terbelakang di Indonesia.

References

Ekawaty, M., Suman, A., Kaluge, D., & Nalle, F. W. (2025). Faktor ekonomi kunci yang memengaruhi dinamika kemiskinan di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste. Pangan, 34(3), 259–272. https://doi.org/10.33964/jp.v34i3.956

Jumain, A., & Basuki, A. T. (2025). Analisis dampak pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, dan kemiskinan dengan pengangguran sebagai variabel moderasi di Sulawesi Selatan. Welfare: Jurnal Ilmu Ekonomi, 6(1), 92–104.

Pentury, M. A. (2023). The determinants of poverty in the West Papua province. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 24(2), 285–296. https://doi.org/10.18196/jesp.v24i2.18428

Weru, L. A., Kiak, N. T., & Tomasowa, O. L. E. (2025). Pengaruh jumlah penduduk, pengangguran dan pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di wilayah Indonesia bagian timur tahun 2019–2023. Kreatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(1), 30–44. https://doi.org/10.55606/kreatif.v5i1.5687

Adelya, M., Isyandi, B., & Aulia, A. F. (2025). Pengaruh tingkat kemiskinan, partisipasi angkatan kerja, dan pendidikan terhadap investasi di Provinsi Riau. Jurnal Economica, 13(1), 115–124.

Dimas, E., Pratama, R., & Izharun. (2025). Tantangan dan strategi penanganan kemiskinan struktural dalam mewujudkan pembangunan sosial inklusif. Journal of Mandalika Social Science, 2(1), 64–71.

Gafur, A., Rahmi, S. H., & Ahmadi, F. (2025). Analisis kesenjangan ekonomi daerah perkotaan dan pedesaan di Indonesia. Economica Insight, 2(1), 31–42. https://doi.org/10.71094/ecoin.v2i1.203

Nofitiana, S., Huda, S., & Perdana, P. (2024). Pengaruh tingkat pengangguran terbuka, indeks pembangunan manusia, dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Nusa Tenggara Timur. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(12), 7991–8003. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i12.4647

Atmayanti, T., & Malthuf, M. (2023). Kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat daerah terpencil: Studi kasus Desa Pulau Maringkik. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 7(1), 104–114. https://doi.org/10.29408/jpek.v7i1.9155

Desi, Simanjuntak, I. G., Siva, L. C., Yohen, S. M., & Angela, S. (2023). Penyelesaian masalah pengangguran di Indonesia. Jurnal Rectum, 5(1), 1503–1511.

Meimela, A. (2019). Model pengaruh tingkat setengah pengangguran, pekerja informal dan pengeluaran perkapita disesuaikan terhadap kemiskinan di Indonesia tahun 2015-2017. JIEP (Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan), 19(1), 7–13. https://doi.org/10.20961/jiep.v19i1.25518

Putri, M. N., & Amin, C. (2025). Kajian kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat daerah terpencil: Studi kasus Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Jurnal Pendidikan Geosfer, 10(2), 312–326. https://doi.org/10.24815/jpg.v10i2.312-326

Amalia, & Maria, G. A. R. (t.t.). Analisis literatur pemberdayaan ekonomi rakyat dalam penurunan kemiskinan di Kabupaten Kudus. Jurnal Ekspos.

Istyawan, A. (2025). Kemiskinan perdesaan dan perkotaan: Sebuah literature review. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(2), 973–986. https://doi.org/10.37481/jmh.v5i2.973

Nasruddin, N., & Amalya, A. A. (2026). Dinamika pembangunan ekonomi di negara berkembang: Analisis literatur kritis kebijakan pengentasan kemiskinan. Journal of Governance and Policy Innovation, 6(1), 47–54.

Ramdhan, D. A., Setyadi, D., & Wijaya, A. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran dan kemiskinan di Kota Samarinda. INOVASI, 13(1), 1–18.

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Roudhoh, A., Dian Isnawati, & Aldila Krisnaresanti. (2026). Pengaruh Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Daerah Terpencil di Indonesia: Tinjauan Literatur. JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI, 3(4), 14–22. https://doi.org/10.61722/jemba.v3i4.2483

Issue

Section

Articles