Jurnal Etika Pelayanan Publik dalam Jurnal Penanganan Dampak Debu Tambang dan Galian C terhadap Kualitas Udara di Kota Palu

Authors

  • Sanjaya Tirta Gangga Universitas Tadulako
  • Andi Rahmat Universitas Tadulako
  • Yuli Rahmawaty Universitas Tadulako
  • Widyawati Mohamad Universitas Tadulako
  • Suasa Suasa Universitas Tadulako
  • Nuraisyah Nuraisyah Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.61722/jemba.v3i6.3315

Keywords:

environmental governance; mining dust; public service ethics; public supervision

Abstract

This journal examines public service ethics in responding to the potential decline in air quality associated with dust from mining and rock-quarrying activities (galian C) in Palu City. It aims to analyze the government's responsibilities in environmental supervision, air-quality information disclosure, public complaint handling, and community protection, as well as to formulate strategies for improving environmental governance. The paper uses a descriptive qualitative method with a literature-study approach, drawing on laws and regulations, government planning documents, air-quality monitoring publications, and relevant research. The analysis indicates that dust-generating activities require attention through risk-based monitoring, verification of public complaints, transparent publication of air-quality information, and enforcement of environmental obligations according to the authority of each institution. The discussion also identifies challenges involving data availability, inter-agency coordination, institutional resources, and the balance between economic interests and ecosystem protection. The paper emphasizes that conclusions about pollution sources and levels must be supported by verified measurements. Ethical, accountable, responsive, and equitable public services are therefore essential to sustainable environmental management.

References

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. https://peraturan.bpk.go.id/

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38748/uu-no-25-tahun-2009

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38771/uu-no-32-tahun-2009

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. https://peraturan.bpk.go.id/

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The New Public Service: Serving, Not Steering (4th ed.). Routledge.

Dunn, W. N. (2018). Public Policy Analysis: An Integrated Approach (6th ed.). Routledge.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.14/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara. https://ppmu.kemenlh.go.id/portal/peraturan-nasional/

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penerbitan Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan. https://ppmu.kemenlh.go.id/portal/peraturan-nasional/

Pemerintah Kota Palu. (2023). Peraturan Daerah Kota Palu Nomor 11 Tahun 2023 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2023–2053. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kota Palu. https://jdih.palukota.go.id/

Pemerintah Kota Palu. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Palu Tahun 2025–2045.

Pemerintah Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Riggs, F. W. (1961). The Ecology of Public Administration. Asia Publishing House.

Universitas Tadulako. (2026). Evaluasi Kualitas Udara Partikulat Matter (PM2,5 dan PM10) pada Puskesmas Pembantu Watusampu di Kota Palu. Repositori Universitas Tadulako. https://repository.untad.ac.id/id/eprint/155547/

Saly, J. N., & Metriska, C. (2023). Kebijakan pemerintah dalam pengendalian pencemaran udara di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Jurnal Kewarganegaraan, 7(2), 1642–1648.

Siombo, M. R. (2014). Tanggung jawab Pemda terhadap kerusakan lingkungan hidup kaitannya dengan kewenangan perizinan di bidang kehutanan dan pertambangan. Jurnal Dinamika Hukum, 14(3), 394–405.

Syahputra, M. R., Rozhin, F. A., Rendy, M., Roful, F., Saputra, R., & Udin, H. (2025). Tanggung jawab negara atas kerusakan lingkungan akibat izin pertambangan: Perspektif hukum tata negara. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 4(1), 2503–2516.

Nabila, A., Sekar, S., Putri, Z., Mulyono, P., & Rezi. (2024). Tanggungjawab pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup. Seminar Nasional & Call for Paper HUBISINTEK 2024, 523–529.

Rusydi, J., Januri, & Santina, R. (2023). Tanggungjawab pemerintah dalam penegakan hukum lingkungan hidup ditinjau dari perspektif hukum administrasi negara. Audi Et AP: Jurnal Penelitian Hukum, 2(1), 54–63. https://doi.org/10.24967/jaeap.v2i01.2064

Downloads

Published

2026-11-05

How to Cite

Sanjaya Tirta Gangga, Andi Rahmat, Yuli Rahmawaty, Widyawati Mohamad, Suasa Suasa, & Nuraisyah Nuraisyah. (2026). Jurnal Etika Pelayanan Publik dalam Jurnal Penanganan Dampak Debu Tambang dan Galian C terhadap Kualitas Udara di Kota Palu. JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI, 3(6), 417–428. https://doi.org/10.61722/jemba.v3i6.3315

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)