EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS KOMUNITAS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i1.1834Keywords:
Kesehatan Reproduksi, Edukasi Kesehatan, Berbasis Komunitas, Pengetahuan Remaja, Sikap RemajaAbstract
Remaja merupakan kelompok usia yang memiliki kerentanan tinggi terhadap masalah kesehatan reproduksi, meliputi kehamilan yang tidak direncakan, infeksi menular seksual, serta Tindakan seksual yang berpotensi membahayakan. Berbagai laporan global dan nasional menunjukkan masih rendahnya sikap dan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, sementara upaya edukasi yang tersedia sebagian besar masih berfokus pada pendekatan berbasis sekolah dan belum sepenuhnya menjangkau komunitas. Padahal, pendekatan edukasi berbasis komunitas dinilai mampu menciptakan dukungan sosial, keterlibatan aktif, dan kedekatan psikologis antarremaja sehingga berpotensi mendorong perubahan perilaku yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menelaah sejauh mana edukasi kesehatan reproduksi yang dilaksanakan berbasis komunitas mampu meningkatkan pengetahuan serta sikap remaja dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur. Penelusuran artikel dilakukan pada tahun 2020–2025 melalui database internasional menggunakan kata kunci terkait kesehatan reproduksi remaja dan edukasi berbasis komunitas, dengan kriteria inklusi intervensi edukasi dan pengukuran pengetahuan atau sikap. Dari total artikel yang diperoleh, delapan studi memenuhi kriteria seleksi dan dianalisis secara sintesis naratif. Hasil review menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas secara konsisten meningkatkan pengetahuan remaja dengan kenaikan signifikan pada seluruh artikel yang dianalisis, dan sebagian besar juga menunjukkan peningkatan sikap positif terhadap kesehatan reproduksi. Pendekatan kelompok sebaya, pendampingan kader kesehatan remaja, dan sesi edukasi berulang merupakan strategi yang paling efektif dalam meningkatkan outcome. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja, sehingga direkomendasikan sebagai strategi berkelanjutan untuk program promosi kesehatan remaja. Penelitian selanjutnya perlu mengevaluasi dampak jangka panjang dan mengembangkan model edukasi berbasis komunitas melalui platform digital.
References
Utami, A. S., & Fidora, I. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 5(2), 73-82.
Setiawati, D., Ulfa, L., & Kridawati, A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Sikap Remaja tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(04), 322-328.
Trihartiningsih, E., & Putri, D. P. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1(3), 385-391.
Sutjiato, M. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 7 Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik, 403-408.
Afifah, N. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Terhadap Tingkat Pengetahuan Seksual di Desa Wonoplumbon. Jurnal NERS Widya Husada, 9(3).
Raihani, N., Witdiawati, W., & Juniarti, N. (2025). Gambaran Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Infeksi Menular Seksual di Wilayah Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut Kota. Malahayati Nursing Journal, 7(2), 971-980.
Khalifah, N., Sunartono, S., & Dewi, N. P. (2025). Pemberian Edukasi Kesehatan Reproduksi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja di Universitas Wiraraja. Jurnal ABDIRAJA, 8(1), 79-89.
Setiawati, D., Aditya, R., & Pratama, A. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas terhadap sikap remaja melalui pembelajaran daring. Jurnal Ilmu Kesehatan Mutiara, 11(2), 97–106.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










