Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Dasar Pembentukan Karakter Mahasiswa yang Kritis dan Bertanggung Jawab di Era Digital: Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2797Keywords:
Civic Education; Student Character; Critical Thinking; Responsibility; Digital EraAbstract
This article discusses Civic Education as a foundation for shaping students’ critical and responsible character in the digital era. The rapid development of digital technology has influenced students’ ways of learning, communicating, accessing information, and participating in social life. However, the digital era also brings various challenges, such as hoaxes, cyberbullying, hate speech, digital ethics issues, and the lack of critical thinking in receiving information. This study uses a qualitative approach with a literature review method by examining books, journal articles, legal documents, and relevant academic sources related to Civic Education, student character, critical thinking, responsibility, digital literacy, and digital citizenship. The results of the study show that Civic Education plays an important role in strengthening students’ moral values, national awareness, legal awareness, democratic attitudes, tolerance, and social responsibility. Civic Education also contributes to developing students’ critical thinking skills in filtering digital information and building responsible behavior as digital citizens. Therefore, Civic Education needs to be developed contextually and adaptively to respond to the challenges of the digital era.
References
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024, Februari 7). APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. apjii.or.id. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang
Az-zahra, F., Lumbanbatu, R. B., Siburian, T. D. N., & Anggraini, T. (2025). Kewarganegaraan Digital dan Tantangan Etika Bermedia Sosial di Era Disrupsi Informasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 327–338. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i2
Denney, A. S., & Tewksbury, R. (2013). How to write a literature review. Journal of criminal justice education, 24(2), 218–234. https://doi.org/10.1080/10511253.2012.730617
Fahmi, M. A., Mujidan, M., Saputro, W. A., & Amir, D. R. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan di era digital. Prosiding Nasional Pendidikan: LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, 6(1). https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/Prosiding/article/view/2895
Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. (2023). 4 Pilar Literasi Digital – CABE (Cakap Aman Budaya Etika). gnld.siberkreasi.id. https://gnld.siberkreasi.id/modul/
Haliq, A., Hafid, A., Asriadi, & Nojeng, A. (2025). Tingkat Literasi Digital : Kemampuan Mahasiswa dalam Menganalisis Berita Hoaks. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 11(2), 1852–1868. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5277
Khairunisa, W., Febrian, A., Sundawa, D., & Rahmat. (2024). Membangun Keadaban Digitalisasi Warga Negara Indonesia dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.57008/jjp.v4i01.675
Machi, L. A., & McEvoy, B. T. (2024). Sage Research Methods The Literature Review : Six Steps to Success. Corwin Press. https://doi.org/10.4135/9781071939031
Putri, Y. K., & Ardoni. (2025). Pengaruh Penerapan Literasi Digital terhadap Pencegahan Penyebaran Hoaks di Media Sosial Studi Kasus : Mahasiswa Universitas Negeri Padang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 27752–27759. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.31337
Rojak, J. A. (2024). Upaya Pengembangan Karakter Mahasiswa Melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 41–56. https://jurnalnala.id/index.php/nala/article/view/52
Saputra, M. (2022). Integrasi Kewarganegaraan Digital dalam Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan untuk Menumbuhkan Etika Berinternet ( Netiket ) di Kalangan Mahasiswa 2022. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 6–15. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v12i01.13635
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology : An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104(July), 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Susanto, E., Budimansyah, D., Komalasari, K., & Masyitoh, I. S. (2024). No Title. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(2), 309–320. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i2.10337
Undang-Undang Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. JDIH BPK RI.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2022). Undang-undang (UU) Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (Nomor 016999).
Undang-Undang Republik Indonesia. (2024). Undang.Undang Republik Indonesi.A Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik.
Unesco. (2022, Februari 12). Media and Information Literacy. unesco.org. https://www.unesco.org/en/media-information-literacy
Widiatmaka, P., Nuryadi, M. H., & Sugiyanto, A. (2025). Pendidikan kewarganegaraan sebagai sarana pembelajaran dalam menumbuhkan karakter bangsa pada mahasiswa di era digital. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 25(1), 99–108. https://doi.org/10.21831/hum.v25i1.80367.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasn Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











