ANTROPONIMI PADA NAMA-NAMA TAMAN KANAK-KANAK DI KELURAHAN LARANGAN INDAH, TANGERANG, BANTEN: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK DAN IMPILKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i6.3202Keywords:
antroponimi, nama taman kanak-kanak, Kelurahan Larangan Indah, pembelajaran bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan antroponimi pada nama-nama taman kanak-kanak di Kelurahan Larangan Indah, Tangerang, Banten serta menjelaskan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek penelitian meliputi enam taman kanak-kanak yaitu TK Mutiara Sakti, TK Islam Al-Kamilah, TK Al-Bayan Islamic School, TK Permata Bunda, TK An-Nuur 1, dan TK Bina Mutiara Indonesia. Berdasarkan hasil analisis antroponimi pada nama-nama taman kanak-kanak di Kelurahan Larangan Indah, Tangerang, Banten, ditemukan bahwa aspek yang paling dominan adalah penyebutan sifat khusus dan penamaan baru, masing-masing berjumlah 6 data (60%). Selanjutnya, aspek keserupaan ditemukan sebanyak 3 data (30%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penamaan taman kanak-kanak di wilayah tersebut lebih banyak didasarkan pada karakteristik, harapan, dan identitas baru yang ingin ditampilkan oleh lembaga pendidikan yang relevan dijadikan sebagai bahan pembelajaran dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X (sepuluh), terutama untuk membentuk kesadaran budaya dan memperkuat identitas lokal siswa.
References
Chaer, A. (2021). Pengantar semantik bahasa indonesia. Rineka Cipta.
Febriyanti, P. (2024). Toponimi nama-nama kelurahan di Kecamatan Teluk Segara (Skripsi). Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/3195/
Herawati, R., Jayanti, M. D., Agustin, Y., & Anam, A. K. (2024). Toponimi nama-nama kalurahan di Kota Bekasi (Kajian antropolinguistik). Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(3).
https://doi.org/10.31000/lgrm.v13i3.12657
Hidayat, F., & Anam, A. K. (2020). Kajian antropolinguistik nama kedai kopi di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Literatus, 2(1), 52–58. https://doi.org/10.37010/lit.v2i1.30
Nurhafizah, & Hidayati. (2022). Peran pendidikan anak usia dini dalam perkembangan sosial anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5).
https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2990
Putri, R., & Nurhafizah. (2021). Pendidikan anak usia dini dalam perspektif perkembangan anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.551
Sartika, S. (2024). Onomastika pada nama jasa makanan. Lingua Rima, 13(1). http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v13i1.11036
Sibarani, R. (2020). Antroponimi sebagai simbol nilai budaya masyarakat. Jurnal Linguistik Budaya, 4(1), 1–12.
Sitaresmi, N., Kusumah, E., Resmini, N., Rahmawati, & Johari. (2025). Proper name structures in the Sundanese community: Onomastic Studies. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1). https://doi.org/10.22219/kembara.v11i1.38029
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











