Analisis Spasial Kerawanan Banjir Terhadap Persebaran Permukiman Penduduk Di Kabupaten Pati Tahun 2022-2024 Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i1.1851Keywords:
Sistem Informasi Geografis, Kerawanan Banjir, Kabupaten Pati, Permukiman, Tumpang SusunAbstract
Banjir merupakan bencana berulang dan krusial di Kabupaten Pati, terutama di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Juwana dan wilayah pantai utara. Tingginya frekuensi curah hujan ekstrem antara tahun 2022 hingga 2024 telah memberikan dampak signifikan terhadap persebaran permukiman penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis tingkat kerawanan spasial permukiman terhadap bahaya banjir menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metodologi yang digunakan adalah metode Skoring dan Tumpang Susun (Overlay) pada beberapa parameter pemicu, meliputi intensitas curah hujan, penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan jarak terhadap sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman yang memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi terkonsentrasi di kecamatan yang terletak di wilayah hilir DAS Juwana, seperti Gabus, Juwana, dan Kayen. Area-area ini memiliki topografi datar dan kepadatan penduduk tinggi yang bertepatan dengan zona bahaya banjir tinggi. Inovasi studi ini terletak pada perbandingan temporal indeks kerawanan selama tiga tahun terakhir untuk mengidentifikasi hotspot yang konsisten, menyediakan data penting bagi mitigasi yang efektif dan perencanaan wilayah yang berkelanjutan.
References
Pemerintah Kabupaten Pati. Jumlah Kawasan Rawan Bencana Banjir Menurut Kecamatan di Kabupaten Pati Tahun 2020–2024. Opendata Pati, 2024. Web. Accessed 3 Dec 2025. https://opendata.patikab.go.id/dataset/jumlah-kawasan-rawan-bencana- banjir-menurut-kecamatan-di-kabupaten-pati-tahun-2020-2024
Faqih, N., and S. T. Prasetyo. “Integrasi Sistem Informasi Geografis dan Metode Skoring dalam Pemetaan Daerah Rawan Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.” Journal of Economic, Management, Accounting and Technology 8.1 (2025): 260–271. https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/jematech/article/view/8830
Anjarwati, S., E. Suhartanto, and L. Prasetyorini. “Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemetaan Daerah Rawan Banjir Sebagai Upaya Mitigasi di DAS Laweyan.” Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) 4.2 (2024): 1386–1399.https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.140
Surachkaryadi, A., A. Z. Prasetyo, V. F. P. Sogen, et al. “Pemetaan Sistem Informasi Geografis Daerah Rawan Banjir di Wilayah Kota Bandung, Jawa Barat Menggunakan Metode Skoring QGIS 2024.” KRETISI: Jurnal Keteknikan & Sistem Informasi 3.1 (2024): 1–10. https://doi.org/10.30872/kretisi.v3i1.2132
Ridwan, M., and A. Hartono. “Analisis Faktor Geomorfologi dan Penggunaan Lahan terhadap Risiko Banjir di Jawa Tengah.” Jematech Journal of Environmental Management and Technology 7.1 (2025): 55–67.
Ramadhan, Y., and S. Hariyani. “Analisis Kerawanan Banjir Menggunakan Teknik Overlay dan Pembobotan Parameter Lingkungan.” Mulawarman Journal of Geographic Information Science 12.2 (2021): 112–125.
Putra, D. A., and B. Kurniawan. “Dampak Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Peningkatan Risiko Banjir di Wilayah DAS.” Journal of Disaster and Climate Resilience 5.3 (2023): 211–223.
Lestari, F., R. Wibowo, and T. Mulyono. “Pengaruh Cuaca Ekstrem dan Pertumbuhan Permukiman terhadap Tingginya Risiko Banjir di Wilayah Perkotaan.” Indonesian Journal of Hydrometeorology 9.1 (2024): 33–47.
Santoso, B., and M. Arifin. “Pemanfaatan SIG untuk Analisis Persebaran Infrastruktur Kebencanaan dalam Mitigasi Banjir.” Journal of Spatial Planning and Disaster Mitigation 2.2 (2024): 74–89.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










