Analisis Potensi Bahaya Kecelakaan Kerja pada Stasiun Finishing CV. SP Alumunium Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA)

Authors

  • Ronaldo R.L.Panjaitan Panjaitan Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Andung Jati Nugroho Universitas Teknologi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2445

Keywords:

keselamatan kerja, job safety analysis

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan industri, khususnya pada proses produksi yang melibatkan mesin berputar dan interaksi langsung antara pekerja dengan material kerja. CV. SP ALUMUNIUN sebagai perusahaan manufaktur pengecoran aluminium memiliki berbagai aktivitas produksi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja, terutama pada stasiun Finishing 1, Finishing 2, dan Finishing 3. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya kerja, menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, serta analissi data kecelakaan kerja yang pernah terjadi. Penilaian risiko dilakukan dengan menentukan nilai Likelihood dan Severity berdasarkan standar AS/NZS 4360, kemudian dipetakan ke dalam matriks risiko. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat delapan potensi bahaya kecelakaan kerja dengan tingkat risiko yang bervariasi, yaitu satu potensi bahaya dengan ketegori Extreme Risk, dua potensi bahaya dengan kategori High Risk, dua  potensi bahaya dengan kategori Medium Risk, dan tiga potensi bahaya dengan kategori Low Risk. Potensi bahaya dengan risiko tinggi umumnya berasal dari aktivitas pembubutan dan pemolesan yang melibatkan mesin berputar dan material panas. Upaya pengendalian risiko difokuskan pada risiko kategori tinggi dan ekstrem dengan menerapkan hirarki pengendalian risiko, yaitu Engineering Control, Admistrative control, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penerapan metode Job Safety Analysis (JSA) dalam penelitian ini memberikan gambaran yang sistematis mengenai kondisi keselamtan kerja di area finishing CV. SP ALUMUNIUM dan dapat menjadi dasar dalam upaya peningkatan keselamatan kerja serta pencegahan kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan.

References

Balili, S. S. C., & Yuamita, F. (2022). Analisis Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Bagian Mekanik Pada Proyek Pltu Ampana ( 2x3 Mw ) Menggunakan Metode Job Safety Analysis ( JSA ). 1(13), 61–69.

Ikhsan, M. Z. (2022). Identifikasi Bahaya, Risiko Kecelakaan Kerja Dan Usulan Perbaikan Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). Jurnal Teknologi Dan Manajemen Industri Terapan, 1(I), 42–52.

Ilmansyah, Y., Mahbubah, N. A., Widyaningrum, D., Studi, P., Industri, T., Gresik, U. M., & Bahaya, P. (2020). Penerapan Job Safety Analisis Analysis Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja dan Perbaikan Keselamatan Kerja di PT Shell Indonesia. 8(1).

Purwanto, D., Karina, I., & Panjaitan, J. C. (2024). Analisis Risiko pada Unit Kilang PPSDM Migas dengan Metode HAZID ( Hazard Identifi cation ). 14(2), 85–94.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Panjaitan, R. R., & Andung Jati Nugroho. (2026). Analisis Potensi Bahaya Kecelakaan Kerja pada Stasiun Finishing CV. SP Alumunium Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(3), 574–585. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i3.2445

Issue

Section

##section.default.title##