IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS RUMAH KEBAYA BETAWI DALAM PENGUATAN NILAI LOKALITAS DI SMK 17 AGUSTUS 1945-2 JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2801Keywords:
Rumah Kebaya Betawi, Pembelajaran Sejarah, Nilai LokalitasAbstract
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran sejarah berbasis Rumah Kebaya Betawi di SMK 17 Agustus 1945-2 Jakarta. Penelitian ini juga menganalisis nilai-nilai lokal yang dapat diajarkan dan dampaknya terhadap sikap siswa mengenai kebudayaan Betawi. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus deskriptif, hasil penelitian menunjukkan pembelajaran awal masih konvensional dan monoton. Peneliti menggunakan media visual PowerPoint untuk pembelajaran berbasis lokal. Hasilnya, siswa menjadi lebih aktif dan nilai-nilai lokalitas, seperti keterbukaan dan kejujuran, berhasil diajarkan. Materi ini relevan untuk membangun kesadaran sejarah dan Profil Pelajar Pancasila
References
Agustan, T., Hermawan, A., & Setiawan, I. (2023). Integrasi teori Thomas Lickona dalam penguatan moral action siswa melalui pembelajaran sosiokultural. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 8(2), 112–125.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek. (2024). Kajian akademik Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Chaiphar, W., Phurngphian, S., & Detkhunthod, P. (2013). The transmission of local wisdom in traditional architecture: A sociocultural analysis. International Journal of Cultural Studies, 6(3), 204–215.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Darmayanti, R. (2019). Membangun sense of pride dan sense of belonging remaja urban terhadap kebudayaan daerah melalui pembelajaran sejarah lokal. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 2(1), 45–58.
Erwantoro, D., Mulyadi, A., & Sumarto, S. (2014). Arsitektur tradisional Rumah Kebaya Betawi: Struktur fisik dan makna filosofis. Jurnal Kebudayaan dan Sejarah, 10(2), 133–146.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21: Kunci sukses implementasi kurikulum 2013. Ghalia Indonesia.
Ishtiaq, M. (2019). Book review: Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches by John W. Creswell. Journal of Educational Studies, 5(2), 119–124.
Kosasi, A., & Mustaram, A. (2023). Penguatan karakter berbasis kearifan lokal urban dan identitas spasial di Jakarta. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 15(1), 67–81.
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Kusnoto, Y., & Minandar, A. M. (2017). Kontribusi pemahaman sejarah lokal terhadap pembentukan cara pandang kritis mahasiswa. Jurnal Edukasi Sejarah, 5(2), 89–101.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nasution, S., Wahyuni, T., & Rahardjo, M. (2023). Internalisasi nilai-nilai kebangsaan melalui pembelajaran sejarah kontekstual dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(3), 241–255.
Nisa, K., Rusmana, A., & Ahmad, F. (2022). Eksplorasi etnomatematika dan logika berpikir lokal pada arsitektur Rumah Kebaya Betawi. Jurnal Pendidikan Matematika Kreatif, 10(2), 175–188.
Pratama, A. A., & Pratiwi, N. (2019). Pengembangan PowerPoint interaktif sebagai laboratorium visual dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Teknologi Pendidikan Sejarah, 7(1), 34–48.
Rahmah, S., & Syoufa, A. (2023). Analisis spasial dan nilai-nilai sosiologis ruang Paseban pada rumah tradisional. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 21(2), 102–115.
Rizal Safarudin, R., Rahmawati, E., & Hidayat, S. (2023). Teknik triangulasi dan kedalaman data dalam pengumpulan data penelitian kualitatif pendidikan. Jurnal Metodologi Penelitian Pendidikan, 11(2), 201–214.
Romadi, R., & Kurniawan, B. (2017). Pembelajaran sejarah lokal berbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan keterikatan emosional siswa. Jurnal Kemanusiaan dan Pendidikan Sejarah, 4(1), 22–35.
Rukiah, R., Siregar, M., & Lubis, S. (2021). Makna simbolik ornamen Gigi Balang pada bangunan tradisional sebagai penguat prinsip karakter. Jurnal Kriya dan Desain, 3(2), 88–99.
Saputri, D., & Yunianto, T. (2020). Integrasi dimensi karakter lokal melalui muatan lokal dalam materi ilmu sosial. Jurnal Pengajaran Teori Sosial, 8(2), 151–163.
Sardiman, A. M. (2017). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Shufa, N. F. (2018). Pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam perwujudan moral action di sekolah. Jurnal Pendidikan Dasar dan Nilai Karakter, 1(2), 73–84.
Silberman, M. (2013). Active learning: 101 strategi pembelajaran aktif (Y. Sarwono, Trans.). Pustaka Insan Madani.
Sudikan, S. Y. (2021). Kesadaran kognitif sosiokultural dalam memahami simbol-simbol kebudayaan lokal. Jurnal Kebudayaan dan Kebinekaan, 4(1), 12–27.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suwardi, S., Sumarno, S., & Utomo, T. (2009). Moralitas dan nilai egaliter pada masyarakat tradisional Betawi. Jurnal Antropologi Indonesia, 31(3), 189–202.
Zakso, A. (2023). Pendekatan kontekstual dalam membangun karakter pelajar Indonesia yang kritis dan reflektif. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 42(1), 55–69.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











