PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI DAN KETERBUKAAN PERDAGANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2019–2025

Authors

  • Daud Frandes Siannturi Universitas Negeri Medan
  • Nadine Winata Silitonga Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.61722/jemba.v3i6.3234

Keywords:

Economic Growth; Provincial Minimum Wage; Trade Openness; Panel Data; Fixed Effect Model.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum provinsi dan keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Data yang digunakan adalah data panel dari 34 provinsi selama periode 2019–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan World Bank. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah minimum provinsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (koefisien 16,6826; prob. 0,0000), demikian pula keterbukaan perdagangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (koefisien 0,0271; prob. 0,0001). Secara simultan, upah minimum provinsi dan keterbukaan perdagangan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (Prob. F-statistic 0,0000). Nilai R-squared sebesar 0,4350 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 43,50 persen variasi pertumbuhan ekonomi, sedangkan sisanya 56,50 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan upah minimum yang seimbang dan peningkatan keterbukaan perdagangan yang diimbangi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

References

Gharsallah, M., & Trabelsi, S. (2024). The effect of human capital on the trade-growth nexus: A dynamic panel threshold analysis. Research in Economics, 78(4), 100988. https://doi.org/10.1016/j.rie.2024.100988

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Semarang: Universitas Diponegoro.

Krugman, P. R., & Obstfeld, M. (2012). International Economics: Theory and Policy (9th ed.). Pearson.

Kuznets, S. (1971). Economic growth of nations: Total output and production structure. Harvard University Press.

Lubis, A. L., & Murtala. (2021). Pengaruh Upah Minimum dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Aceh. Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 4(3).

Mankiw, N. G. (2018). Principles of economics (8th ed.). Cengage Learning.

Paramita, R. (2021). Menilik Upah Minimum dan Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. Jurnal Budget, 6(1).

Putra, A. P., Liana, D., & Conteh, M. L. (2025). Dampak Keterbukaan Perdagangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Journal of Economics Development Issues, 8(1), 52-67. https://doi.org/10.33005/jedi.v5i2.93

Setyaningrum, I., & Prabowo, P. S. (2026). Determinan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi 5 Negara ASEAN. Independent: Journal of Economics, 6(2), 72-94.

Solow, R. M. (1956). A Contribution to the Theory of Economic Growth. The Quarterly Journal of Economics, 70(1), 65–94. Solow, R.M. (1956) – Jurnal

Sukirno, Sadono. (2000). Ekonomi Pembangunan: Proses, Masalah, dan Dasar Kebijaksanaan. Jakarta: LPFE UI & PT RajaGrafindo Persada

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (12th ed.). Pearson.

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Daud Frandes Siannturi, & Nadine Winata Silitonga. (2026). PENGARUH UPAH MINIMUM PROVINSI DAN KETERBUKAAN PERDAGANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2019–2025. JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI, 3(6), 106–119. https://doi.org/10.61722/jemba.v3i6.3234

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.