Peran Wali Kelas Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Melalui Interaksi Orang Tua Berbasis Whatsapp Grup Di MI Darunnajah 2 Cipining Bogor

Authors

  • Ni’matul Ulya Universitas Darunnajah
  • Nailil Muna Sholihah Universitas Darunnajah
  • Taufiq Nur Azis Universitas Darunnajah

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i6.3195

Keywords:

strategi wali kelas, mutu pembelajaran, komunikasi orang tua, WhatsApp

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi komunikasi yang efektif antara guru dan orang tua dipandang penting untuk mendukung keterlibatan orang tua dalam proses belajar anak di rumah sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi dan interaksi guru dengan orang tua melalui WhatsApp, menganalisis strategi wali kelas dalam memanfaatkan WhatsApp untuk mengoptimalkan peran orang tua dalam pembelajaran, mengetahui dampaknya terhadap peningkatan mutu pembelajaran siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di MI Darunnajah 2 Cipining Bogor. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wali kelas, dan wali murid. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan data.Hasil penelitian menunjukkan peran strategis guru terlihat pada tiga tahap, yaitu perencanaan berupa kebijakan sekolah yang mewajibkan pembentukan grup WhatsApp kelas, pelaksanaan berupa penyampaian informasi secara sopan dan responsif melalui grup maupun percakapan pribadi, serta evaluasi yang dilakukan kepala sekolah dan wali kelas untuk memantau keaktifan komunikasi. Komunikasi berbasis WhatsApp berdampak positif terhadap keterlibatan orang tua, ketepatan penyampaian informasi, dan pendampingan belajar siswa di rumah. Faktor pendukungnya adalah respons orang tua yang aktif dan dukungan kebijakan sekolah, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan kesibukan orang tua yang menyebabkan keterlambatan respons dan potensi kesalahpahaman pesan, yang diatasi guru melalui informasi yang singkat, jelas, dan terjadwal.

References

Ahadiah, S., & Pashur, P. (2025). Strategi Kepala Sekolah dalam pemanfaatan media sosial terhadap peningkatan komunikasi dan kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa di SDN Suangi. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An.

Asterhan, C. S., & Rosenberg, H. (2015). The promise, really and dilemmas of secondary school teacher-student interactions in Facebook: the teacher perspective. Computers & Education, 85, 134–148.

Bakari, A. (2020). Perspevives of teacher communication and social media communication. Journal of Advances in Education and Social Science, 5(3), 112–123.

Erdreich, L. (2021). Parent-teacher digital communication among early education institutions: opportunities and challenges. Italian Journal of Sociology of Education, 13(2), 97–115.

ESIC. (2024). Teachers’ perceptions of using social media to build trust and morl values in school: A Comparative study. Education and Social Innovation Conference Proceedings, 7(1), 46–60.

Hakim, A. (2019). Strategi penggunaan media sosial dalam dunia pendidikan. Jurnal Pengembangan Pembelajaran Dan Pendidikan, 20(1), 15–22.

Mukhtar. (2003). Desain pembelajaran, pendidikan agama islam. Jakarta: CV Misakan Galiza.

Mulyani, S., & Riani, H. (2019). Penggunaan media sosial sebagai media komunikasi antara guru dan orang tua. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 8(1), 45–56.

Pramtama, A. R., & Scarlatos, L. L. (2020). The potential of social media for education: A survey of Indonesian university students. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 15(13), 138–153.

Putri, D. A. (2023). Pemanfaatan grup WhatsApp sebagai media komunikasi antara guru dan orang tua siswa di sekolah dasar negeri 02 cempaka putih. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Nusantara, 8(1), 55–67.

Rahmadhani, N. J., Putri, H., & Eliyah. (2023). Pemanfaatan aplikasi Whatsapp Sebagai Media Komunikasi dan Informasi Guru Kelas 1C dengan orang tua siswa di SDS IT sulthoniyah sambas Tahun Pelajaran 2022-2023. Jurnal Lunggi: Jurnal Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner, 1(3).

Rahmawati, D., & Kurnia, D. (2020). Peran media sosial dalam pembelajaran jarak jauh saat pandemic Covid-19. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Pembelajaran, 7(3), 150–161.

Rizkita, K., & Supriyanto, A. (2020). Komparasi kepemimpinan pendidikan di Indonesia dan Malaysia dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Akuntabilits Manajemen Pendidikan, 8(2), 155–164.

Trivena, H. (2022). Strategi peningkatan mutu pemeblajaran di sekolah dasar selama pandemic Covid-19. Didaktis: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 22(3).

Uno, H. B., & Mohammad, N. (2011). Belajar dengan pendekatan Paikem: Pembelajaran aktif, inovatif, lingkungan,kreatif,efektif, menarik. Jakarta: Bumi Aksara.

Warsita, B. (2008). teknologi pembelajaran landasan dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Yuliana, R., & Sari, D. P. (2021). Persepsi Guru tentang penggunaan media sosial dalam meningkatkan interaksi dengan orang tua peserta didik. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat, 15(2), 105–115.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Ni’matul Ulya, Nailil Muna Sholihah, & Taufiq Nur Azis. (2026). Peran Wali Kelas Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Melalui Interaksi Orang Tua Berbasis Whatsapp Grup Di MI Darunnajah 2 Cipining Bogor. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(6), 795–807. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i6.3195

Issue

Section

##section.default.title##

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.