Strategi Kepala Lembaga Tahfidz Al-Qur’an Dalam Meningkatkan Target Hafalan Al-Qur’an Santriwati Tahfidz Al-Qur’an Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i6.3182Keywords:
Strategi, Kepala Lembaga Tahfidz, Target HafalanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pencapaian target hafalan Al-Qur’an santriwati di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Perbedaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan dan motivasi santriwati, tetapi juga dengan kebijakan lembaga, penetapan target, pengorganisasian musammiah, pelaksanaan pembinaan, dan evaluasi program Tahfidz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi kepala lembaga Tahfidz dalam meningkatkan target hafalan santriwati serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Data dari kepala lembaga Tahfidz dan musammiah dikumpulkan melalui wawancara mendalam karena keduanya memiliki tanggung jawab langsung dalam perumusan dan pelaksanaan strategi program. Data dari santriwati dikumpulkan melalui angket terbuka karena mempertimbangkan keterbatasan waktu santriwati, efisiensi pengumpulan data, dan kenyamanan informan dalam menyampaikan pengalaman secara tertulis. Data juga diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala lembaga Tahfidz meliputi perencanaan target yang fleksibel dan terukur, pengorganisasian santriwati serta musammiah, pelaksanaan pembinaan dengan kebebasan metode dan standarisasi tahapan teknis, serta evaluasi melalui ujian dan tasmi. Target hafalan dibedakan berdasarkan program Reguler, Thulabul Minhah, dan Beasiswa, kemudian diterjemahkan oleh musammiah menjadi target harian dan mingguan. Faktor pendukung meliputi motivasi diri, dukungan sosial, fasilitas, sistem penghargaan, dan pendekatan personal musammiah. Faktor penghambat meliputi kejenuhan, perbedaan kemampuan, keterbatasan waktu, dan benturan jadwal sebagai konsekuensi kehidupan pesantren yang memiliki karakter total institution. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas bagian, transparansi komunikasi target, pembinaan musammiah, dan penataan jadwal Tahfidz yang lebih terintegrasi.
References
Azizah, N., & Suwandi. (2024). Pengaruh Manajemen Pondok Pesantren Dan Motivasi Menghafal Al-Qur’an Terhadap Kualitas Hafalan Santri Di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science.
Faizin, I. (2021). Evaluasi Program Tahfidz ul Qur’an Dengan Model CIPP. Al-Miskawaih: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 99–118.
Febrani, F., Mayasari, R., & Gaffar, A. (2022). Gambaran Dinamika Motivasi Santri Dalam Menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Hafalan Qur’an di Kota Kendari. Jurnal Mercusuar: Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 2(1).
Hairiah, Labib, & Asy’ari. (2024). Analisis Teori Situasional dalam Meningkatkan Efektivitas Pemimpin. Al Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 5(2), 248–254.
Ikhwandri, Sari, S. B., & Iswandi. (2024). Urgensi Program Santri Tahfidz dalam Membentuk Akhlak pada Santri Pondok Pesantren Subulussalam. Jurnal Pavaja: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 20–24.
Locke, E. A., & Latham, G. P. (2002). Building a Practically Useful Theory of Goal Setting and Task Motivation: A 35-Year Odyssey. American Psychologist, 57(9), 705–717.
Nazila, H. (2025). Peran Guru Dalam Meningkatkan Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidzh Al Quran di Vila Tahfidz Ar Rosyidun Nafi’. Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 941–948.
Nugroho, K., & Ridha, A. R. (2024). Evaluasi Program Tahfidz ul Qur’an dengan Model CIPP di MA Al-Islam Jamsaren Surakarta. IJIER: Indonesian Journal of Islamic Educational Review, 1(2), 105–114.
Sopyan, A., Sauri, S., & Hanafiah, H. (2025). Pembiasaan Muroja’ah Untuk Meningkatkan Nilai Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di Madrasah. AL MUQODDIMAH: Journal of Educational and Religious Perspective, 1(3), 28–38.
Suherman, U., Mulyani, E., & Cipta, E. S. (2024). Konsep Perencanaan Dalam Manajemen Pendidikan. JOTTER: Journal of Teacher Training and Educational Research, 1(3), 109–116.
Sukarna. (2011). Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: CV Mandar Maju.
Syahputra, R. D., & Aslami, N. (2023). Prinsip-Prinsip Utama Manajemen George R. Terry. Manajemen Kreatif Jurnal, 1(3), 54.
Taufikin, & Nurhayati, S. (2025). Advancing Islamic Education Through Total Quality Management: Insights from Tahfidz Qur’an Practices. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 562–577.
Ulumiyah, M., Ma’arif, M. A., & Zamroni, M. A. (2021). Implementation of the Tallaqi, Tafahhum, Tikrar and Murajaah (3T+1M) Method in the Tahfidz Istana Palace Learning Program. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1), 23–33.
Zauhara, F. T., & Mustofa, T. A. (2023). Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an dalam Mencapai Keberhasilan Lulusan: (Studi Kasus di SMP al-Irsyad Surakarta). Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 241–262.
Zubair, R., Isnaini, S., Nurzaman, M., & Khuriyah. (2023). Implementasi Model Itqon Dalam Kurikulum Pembelajaran Tahfidzhul Quran Di Pondok Pesantren Tahfidzhul Quran Ibnu Abbas Klaten. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











