Hubungan Kualitas Tidur dengan Stres Pada Anggota Direktorat Samapta Polda Metro Jaya
DOI:
https://doi.org/10.61722/jipm.v4i6.3199Keywords:
Kualitas Tidur, Stres, Direktorat Samapta Polda Metro JayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan stres pada anggota Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi dan survei. Sampel penelitian melibatkan 100 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk mengukur kualitas tidur dan skala stres terstandardisasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan stres pada anggota Direktorat Samapta di Polda Metro Jaya. Terdapat hubungan dengan arah positif antara kualitas tidur (skor PSQI) dan tingkat stres yang menandakan bahwa semakin tinggi gangguan atau skor kualitas tidur, maka akan semakin tinggi pula stres yang dialami anggota, begitu pula sebaliknya. Rekomendasi penelitian ini diarahkan pada pentingnya pengelolaan kesehatan mental dan pola manajemen kerja demi optimalisasi performa kepolisian di lapangan.
References
Apik Pratama, et al. "Pengaruh Shift Kerja terhadap Keselamatan Kerja dan Kelelahan Kerja Anggota Kepolisian." Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja 10, no. 2 (2019): 112-125. Aprianty, E., et al. "Lembaga Kepolisian sebagai Pembela Hak Asasi Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat." Jurnal Ilmu Kepolisian dan Sosial 5, no. 1 (2023): 45-58.
Azwar, Saifuddin. Metode Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018.
Budyawati, N. L. P. "Dampak Psikologis Kualitas Tidur yang Buruk terhadap Stres, Depresi, dan Koping Tidak Efektif." Jurnal Psikologi Klinis Indonesia 14, no. 3 (2019): 201-215.
Fani Rakhim. "Analisis Stres Kerja dan Dampak Organisasional pada Instansi Pemerintahan." Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia 8, no. 4 (2020): 340-355.
Garbarino, S., et al. "Sleep Disorders, Work Stress, and Cardiovascular Risks in Police Officers: A Systematic Review." Occupational Health Science 3, no. 3 (2019): 205–238.
Hayati, R., et al. "Penghayatan Stres Kerja dan Tekanan Lingkungan Kerja Organisasi." Jurnal Perilaku Organisasi 12, no. 1 (2019): 88-99.
Hendi Aryadi, et al. "Kelelahan Kerja Akibat Pola Tidur Buruk pada Personel Kepolisian." Jurnal Psikologi Neurokognitif 6, no. 2 (2018): 150-165.
Marchelia, L. "Stres Akibat Kerja dan Ketidakmampuan Pekerja dalam Menghadapi Tuntutan Tugas." Jurnal Psikologi Industri 4, no. 2 (2014): 75-84.
Massie, R., et al. "Tekanan Perintah Atasan dan Pengaruhnya terhadap Stres Kerja." Jurnal Manajemen Publik 11, no. 2 (2018): 130-142.
Nashori, F., & Diana, R. "Kualitas Tidur dan Hubungannya dengan Kinerja Neurokognitif Serta Psikomotorik." Jurnal Psikologi Islam 3, no. 1 (2006): 12-28.
Nasution, I. N. "Manajemen Stres dan Dampak Kelebihan Stres terhadap Kesehatan Individu." Jurnal Psikologi Sosiologi 2, no. 1 (2008): 44-55.
Periantolo, J. Validitas dan Reliabilitas dalam Penelitian Psikologi. Jakarta: Salemba Humanika, 2016.
Potter, P. A., & Perry, A. G. Essentials of Nursing Foundation. St. Louis: Mosby Elsevier, 2006. Riandy, D. M., & Ernawati. "The Relationship Between Perceived Stress and Sleep Duration and
Quality Among Police Officers." Journal of Police Psychology 18, no. 1 (2024): 102-115. Riryn Fatmawaty. "Memahami Psikologi Remaja dan Masa Transisi Adolesen." Jurnal Perkembangan Anak dan Remaja 2, no. 1 (2017): 60-75.
Supriatmo. "Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur Buruk pada Pekerja Sektor Keamanan Negara." Jurnal Kesehatan Kerja Nasional 7, no. 3 (2016): 178-190.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











