PENDIDIKAN, MIGRASI DAN STATUS SOSIAL MASYARAKAT BATAK TOBA DI JAKARTA 1950 – 1998

Authors

  • Kastri Marpaung Universitas Indraprasta PGRI
  • Huddy Husin Universitas Indraprasta PGRI
  • Hendi Irawan Universitas Indraprasta PGRI

DOI:

https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2873

Keywords:

Batak Toba, Jakarta, Migrasi, Pendidikan, Status Sosial

Abstract

Pendidikan,Migrasi Dan Status Sosial Masyarakat Batak Toba Di Jakarta1950-1998, Kastri Marpaung, Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Indraprasta PGRI, Email: Kastrimarpaug18@gmail.com.id. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan, migrasi, dan perubahan status sosial masyarakat Batak Toba di Jakarta pada periode 1950–1998. Periode tersebut dipilih karena merupakan masa berkembangnya urbanisasi dan pembangunan nasional yang mendorong perpindahan penduduk dari daerah asal menuju kota-kota besar, termasuk Jakarta. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap buku, jurnal ilmiah, arsip, serta dokumen yang berkaitan dengan sejarah migrasi dan kehidupan sosial masyarakat Batak Toba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan menjadi faktor utama yang mendorong migrasi masyarakat Batak Toba ke Jakarta untuk memperoleh kesempatan kerja dan kehidupan yang lebih baik. Di daerah tujuan, masyarakat Batak Toba mampu meningkatkan status sosial melalui profesi sebagai pegawai negeri, tenaga pendidik, profesional, pengusaha, dan pekerja di sektor formal lainnya. Selain itu, nilai budaya seperti Dalihan Na Tolu, ikatan kekerabatan, dan peran organisasi sosial-keagamaan tetap dipertahankan sebagai modal sosial dalam proses adaptasi di lingkungan perkotaan. Dengan demikian, pendidikan dan migrasi memiliki peran yang saling berkaitan dalam membentuk mobilitas sosial masyarakat Batak Toba di Jakarta selama periode 1950–1998 serta memperkuat identitas budaya mereka di tengah kehidupan masyarakat yang multikultural.

References

BUKU

Angga. (2017). Dalihan Na Tolu: Sistem Kekerabatan Masyarakat Batak. Banda Aceh: Balai Pelestarian Nilai Budaya.

Aritonang, J. S. (1988). Sejarah Pendidikan Kristen di Tanah Batak. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Buaton, L. S., & Yusnadi. (2021). Analisis peran Komunitas Punguan Pangaranto Natam dalam pelestarian kearifan lokal "Dalihan Na Tolu". Jurnal Social, Humanities, and Educational Studies (SHES).

Firmando, H. B. (2004). Migrasi masyarakat Batak Toba dan relevansinya terhadap kemajuan sumber daya manusia di kawasan Danau Toba. Jurnal Sosiologi Nusantara, 204–216.

Gita Sitanggang. (1999). Perubahan misi budaya merantau: Studi perantau etnik Batak. Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya.

Harahap, B. H., & Siahaan, H. M. (1987). Orientasi Nilai-Nilai Budaya Batak: Suatu Pendekatan terhadap Perilaku Batak Toba, Angkola, dan Mandailing. Jakarta: Sanggar Willem Iskandar.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Nalom Siahaan. (1982). Adat Dalihan Na Tolu: Prinsip dan Pelaksanaannya. Jakarta: Grafina.

Pandjaitan, T. (2022). Dalihan Na Tolu: Sistem Kekerabatan Suku Batak. Medan: CV. Sumber Agung.

Pasaribu, J. B. (2003). Adat Batak. Jakarta: Yayasan Borbor.

Simanjuntak, B. A. (2006). Struktur Sosial dan Sistem Politik Batak Toba hingga 1945. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Vergouwen, J. C. (2004). Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba. Yogyakarta: LKiS.

Journal Article

Angelina, L., & Gandha, M. V. (2021). Dalihan Na Tolu: “Cara Hidup Orang Batak”. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 3(1).

Firmando, H. B. (2024). Migrasi masyarakat Batak Toba dan relevansinya terhadap kemajuan sumber daya manusia di kawasan Danau Toba. Jurnal Sosiologi Nusantara, 10(1), 204–216.

Hidayat. (2023). Mengenal budaya Batak Toba melalui falsafah Dalihan Na Tolu (Perspektif kohesi dan kerukunan). Jurnal Lektur Keagamaan.

Harianja, R. F., & Sudrajat, A. (2021). The Local Wisdom of Batak Toba through the Philosophy of Dalihan Na Tolu in a Kinship Environment. Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal, 4(2), 759–765.

Hasibuan, R. A., Gunawan, H., Simatupang, D., Doloksaribu, V., Gultom, D. I., & Yusfrizal. (2025). Design and Implementation of an Indigenous Knowledge Management Framework for the Dalihan Na Tolu System in the Batak Toba Community. Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications, 5(2).

Juan Gabriel, Tampake, T., & Suprabowo, G. Y. A. (2025). Peran nilai Dalihan Na Tolu terhadap berdirinya Gereja HKBP Purwokerto dari perspektif teori solidaritas sosial Emile Durkheim. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat.

Napitupulu, A. Y. T., Wardana, M. K., & Chitra, B. P. (2023). The Concept of Dalihan Na Tolu in Bataknese Community: Semiotic Analysis. REGISTER: Journal of English Language Teaching, 12(2).

Napitupulu, A., Perkasa, R. D., & Fauza, H. (2024). Dalihan Na Tolu sebagai pandangan hidup dalam menumbuhkan karakter anak (Studi etnografi pada masyarakat Batak Toba Samosir). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1).

Siahaan, J., & Barus, A. (2023). The Functions and Meanings of Dalihan Na Tolu for the Toba Batak Tribe: Oral Tradition Study. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 20(2).

Siahaan, J., & Barus, A. (2023). The Functions and Meanings of Dalihan Na Tolu for the Toba Batak Tribe: Oral Tradition Study. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts, 6(3).

Sihombing, A. A. (2018). Mengenal Budaya Batak Toba melalui falsafah Dalihan Na Tolu (Perspektif kohesi dan kerukunan). Jurnal Lektur Keagamaan, 16(2).

Sinaga, N. (2024). The exploration Batak Toba culture based on Schwartz Basic Values Theory: A descriptive analysis of cultural value Dalihan Na Tolu. Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 19(2).

Sitanggang, R., & Hakim, A. R. (2024). Dalihan Na Tolu: Falsafah perantau Batak Toba dalam membangun solidaritas di Kota Banjarmasin. Huma: Jurnal Sosiologi, 4(1).

Sihombing, A. A. (2018). Mengenal Budaya Batak Toba Melalui Falsafah “Dalihan Na Tolu” (Perspektif Kohesi dan Kerukunan). Jurnal Lektur Keagamaan, 16(2)

Sinaga, N. (2024). The Exploration of Batak Toba Culture Based on Schwartz Basic Values Theory: A Descriptive Analysis of Cultural Value Dalihan Na Tolu. Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 19(2).

Tobing, D. U. A. L., May, B., & Ritonga, N. S. (2023). Filsafat Pancasila dalam Konsep Filosofis “Dalihan Na Tolu” Masyarakat Adat Batak Toba. Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 3(2).

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Kastri Marpaung, Huddy Husin, & Hendi Irawan. (2026). PENDIDIKAN, MIGRASI DAN STATUS SOSIAL MASYARAKAT BATAK TOBA DI JAKARTA 1950 – 1998. JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA, 4(4), 1501–1511. https://doi.org/10.61722/jipm.v4i4.2873

Issue

Section

##section.default.title##

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>